Air Bersih jadi Barang Mahal

LELAH: Seorang pengungsi bertopi tertidur sambil menjepit rokok.

KARAWANG, RAKA – Warga Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, yang menjadi korban banjir mengungsi ke area Grand Taruma sejak Sabtu (20/2).

Sedikitnya ada 1.500 kepala keluarga yang menyelamatkan diri ke tempat pengungsian. Saat ini, mereka membutuhkan air bersih untuk mandi, buang air bersih dan kecil. “Warga dapat air bersih Sabtu (20/2). Di sini, hari ini butuh air bersih buat mandi, buang air besar dan kecil,” ujar Dede Sudrajat, warga Desa Sukamakmur.

Menurutnya, masyarakat hanya memperoleh bantuan dari dana pribadi dari salah satu calon kepala desa. Bantuan tersebut berupa sembako untuk membuat dapur umum mandiri. Ketinggian air di desa tersebut setinggi 1,5 meter.

Bantuan yang dikeluarkan sebesar Rp20 juta untuk kebutuhan selama dua hari. “Masyarakat belum memperoleh bantuan berupa obat-obatan. Hingga saat ini pun belum terdapat posko kesehatan ataupun tenaga kesehatan yang meninjau lokasi,” tuturnya. Terdapat satu warga yang telah mengalami sakit selama di posko pengungsian.

Air bersih mereka peroleh dari air galon isi ulang. “Air bersih pada saat kemarin (Sabtu) diambil dari pihak Grand Taruma. Masyarakat telah memperoleh perizinan dari pihak terkait untuk mengungsi di lokasi tersebut. Kamar mandi yang digunakan oleh pengungsi telah tersedia, meskipun dengan kondisi kekurangan air bersih,” ungkap seorang pengungsi, Iman Rohendi. (cr6)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka