Berburu ‘Ular Besi’

JELAJAH: Anggota Komunitas Railfans Karawang juga suka blusukan ke sejumlah jalur kereta api.

Railfans, Wadah Pecinta Kereta Api

KARAWANG, RAKA – Kereta bukan hanya sekadar alat transportasi, tapi menyimpan memori dan cerita tersendiri dalam setiap perjalanannya. Inilah salah satu alasan terbentuknya Komunitas Railfans Karawang (KRK), wadah bagi mereka yang hobi berkelana dengan kereta maupun gemar mengabadikan kereta dalam bingkai kamera. “Kereta itu semacan ular besi yang bisa mengantar kita dari satu stasiun A ke stasiun B,” tutur Ketua KRK Haerul Amin Hidayat kepada Radar Karawang.

Haerul menceritakan, KRK mulai terbentuk sejak 2015 silam, awalnya hanya komunitas biasa dengan kegiatan sebatas memotret kereta atau berkunjung ke suatu daerah dengan kereta. Tahun 2016, PT Kereta Api Indonesia mulai merangkul komunitas pecinta kereta, sejak saat itulah tujuan mereka berkembang, bukan sekadar menjalani hobi tapi juga bagaimana kehadiran mereka bisa bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kegiatan wajib mereka setiap tahunnya adalah sosialisasi aksi disiplin di perlintasan kereta kepada masyarakat. Hal ini tak lepas banyaknya keluhan masyarakat kepada mereka mengenai masih kurangnya kesadaran keselamatan di perlintasan kereta. Kegiatan seperti ini telah mereka lakukan sejak April 2017. “Tahun 2017 itu sekaligus kita promosi kereta api yang baru berhenti banget di Karawang, kan dulu stasiun Karawang cuma kereta lokal nih (yang berhenti), saat itu sudah ada kereta api Jayabaya dan Krakatau yang sekarang jadi kereta api Singasari,” paparnya.

Kegiatan lainnya adalah membuka posko relawan di stasiun saat musim mudik. Mereka dengan senang hati membantu dan memberi informasi bagi para calon penumpang yang hendak pulang kampung. Dan kegiatan yang tak kalah seru adalah blusukan KRK. Kegiatan joy ride by train ini mengunjungi beberapa daerah di luar kota. “Pengalaman lihat kereta di luar Karawang seperti apa, track-nya seperti apa, setiap daerah pasti ciri khasnya beda-beda, apalagi lintas parahiyangan itu pemandangan eksotisnya minta ampun,” ceritanya.

Salah satu anggota KRK, Marwan Ahmad (18) mengaku bergabung sejak 2016, karena ia memang hobi memotret kereta. Ia sendiri tak menyangka ternyata ada komunitas pecinta kereta. Dia merasa tak sendiri menjalani hobi, bahkan teman-teman di KRK sudah dianggapnya sebagai keluarga. “Ternyata saya itu punya hobi gak sendirian, ternyata banyak dan saya bangga, punya teman satu hobi itu satu kesengangan tersendiri,” ungkapnya.

Komunitas Railfans Karawang saat ini memiliki sekitar 30 anggota. Mereka biasa bersua dan berbagi cerita di taman dekat perlintasan kereta Jalan Tuparev. Mereka juga dapat ditemui di Instagram dengan nama akun @krk_official15. “Semoga KRK makin kompak, solid, makin jaya dan bisa terus berkontribusi bagi masyarakat dan PT KAI juga,” tutup Marwan. (psn)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka