Berprestasi Lewat Jalur Bisnis

KENALKAN PRODUK: Anggota Tim Projek ZNJ Bakery mengenalkan produknya setelah lolos seleksi proposal Kompetisi Bisnis Manajemen Mahasiswa Indonesia (KBMI).

KARAWANG, RAKA – Menjadi mahasiswa tak melulu soal seberapa besar IPK yang didapat, melainkan juga bagaimana dapat mengembangkan minat. Baru-baru ini empat tim mahasiswa Unsika lolos seleksi proposal Kompetisi Bisnis Manajemen Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2020 yang diselenggerakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Salah satu tim tersebut bergerak di bidang usaha makanan dengan produk ZNJ Bakery.

Ketua tim projek ZNJ Bakery Ara Fathia Az Zahra menuturkan, timnya sudah terbentuk sejak 10 bulan yang lalu. Awalnya mereka hanya terdiri dari tiga orang anggota sampai akhirnya saat ini menjadi lima anggota. Sempat gagal mengikuti program hibah bina desa (PHBD) namun mereka tetap mencoba sampai akhirnya lolos KBMI. “Dosen saya ibu Rianita Puspa sari ST,.MT nelepon coba ikutan ini kan passion kamu bisnis, jualan, siapa tahu rezeki, akhirnya bikin proposal mengangkat dari usaha yang sudah dijalanin sama teman-teman,” tuturnya.

Ia bercerita ibunya di kampung halaman memang telah lebih awal membuka usaha kue kering, selepas pulang kampung dan kembali ke Karawang ia selalu membuka pesanan untuk teman-temannya. Dari sinilah terbesit ide dari teman-temannya untuk membuat makanan yang punya nilai lebih atau kekinian. Akhirnya mereka memutuskan membuat berbagai dessert kekinian. Saat ini mereka masih menggunakan brand yang digunakan ibunda dari Ara, namun kedepan tidak menutup kemungkinan mereka punya brand sendiri. “Hasil penjualannya (setiap anggota) dikasih persenan aja kak, usaha ibu mah beda lagi keuangannya,” jelasnya.

LOLOS PROPOSAL: Mahasiswa Unsika menggarap bisnis kuliner.

Ara sendiri tidak menyangka proposalnya akan lolos, tentunya ia dan teman-teman merasa sangat senang. Kedepannya mereka berencana untuk menyewa tempat untuk produksi di Karawang. Mahasiswa semester 7 prodi teknik industri ini juga ingin produk timnya bisa dipasarkan di berbagai toko.

Salah satu anggota, Aria Dewanta (21) mengatakan perannya di tim ini di bidang pemasaran. Dia yang bertanggung jawab untuk gencar melakukan promosi produk yang dijual timnya. Ia juga punya tugas untuk menganalisis segmentasi dan peluang pasar serta mengembangkan produk. Mahasiswa yang juga semester 7 prodi teknik industri ini selalu mencari tahu apa yang diminati konsumen dan cita rasa apa yang kekinian. “Saya harap bisnis kami bisa selalu lancar sih, semoga pandemi juga cepat berlalu agar mempermudah kami dan semua orang dalam melakukan kegiatan,” harapnya.

Sementra itu, Anisa Nur Azizah (20) berperan dalam pengelolaan dan perencanaan sumber daya manusia (SDM). Dialah yang menyusun struktural timnya, membuat deskripsi tugas, dan memantau kinerja setiap anggota tim. Meski demikian, kerjasama tetap dijalin dan mereka saling membantu dan memecahkan kesulitan bersama. “Pembagian tugas ini hanya agar lebih terfokus siapa yg bertanggung jawab atas tugas tersebut,” ucapnya.

Baginya tantangan dalam menjalankan tugas ini adalah situasi pandemi yang membatasi mereka untuk bertemu. Kegiatan mereka pun mau tak mau menghadapi kendala. Mereka harus benar-benar mencari waktu yang pas dan bisa memanfaatkannya sebaik mungkin. “Harapannya semoga lolosnya proposal KBMI ZnJ Bakery ini jadi first step bagi kesuksesan tim, terus semoga membuat kita jadi semakin terpacu lagi untuk mengikuti lomba dan tentunya mengukir prestasi,” pungkasnya. (din)

Tinggalkan Balasan