Cuek Tanpa Masker

LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN: Sejumlah pengunjung Lapang Karangpawitan sedang asyik berolahraga dan bersantai tanpa masker.

KARAWANG, RAKA – Hari kedua Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Karawang, Lapang Karangpawitan disesaki masyarakat, Minggu (28/6). Berbagai aktivitas dilakukan, mulai dari olahraga, berkumpul bersama keluarga, icip-icip makanan, atau sekadar berfoto-ria. Tak ada protokol kesehatan selain hanya sehelai masker yang menutupi mulut dan hidung, itupun tak semua mengenakannya.

Dadan (20) mengaku hari itu adalah pertama kalinya ia kembali mengunjungi Lapang Karangpawitan. Selama PSBB kemarin dikatakannya tidak pernah mengunjungi lapang tersebut. Remaja dari Kecamatan Majalaya yang datang bersama teman-temannya ini tak menyangka suasana pagi kemarin sangat ramai. “Kesini lari-lari doang, muter-muter olahraga sama teman,” ucapnya.

Dadan memutuskan berolahraga ke Lapang Karangpawitan karena diajak oleh teman-temannya. Ia sendiri mengaku sedikit khawatir tertular karena ramainya orang yang datang tanpa adanya jaga jarak. Sayangnya saat itu ia juga tidak mengenakan masker, padahal pemerintah telah mewajibkannya sebagai upaya pencegahan penyebaran corona. “Maskernya ketinggalan di motor, tadi di jalan sih pakai masker,” jawabnya.

Pengunjung Lapang Karangpawitan lainnya, Siti Hamidah (20) juga mengaku baru pagi itu ia kembali lagi ke lapang ikonik Karawang ini. Ia berani datang bersama teman-temannya dari Kecamatan Tanjungpura karena saat ini telah AKB. Meski demikian. menurutnya jumlah pengunjung tidak terlalu ramai jika dibandingkan sebelum datangnya corona. “Ya kita olahraga saja sama teman-teman,” imbuhnya.

Sama halnya dengan Dadan, Siti juga merasa takut tertular corona. Namun rasa takutnya itu berbanding terbalik dengan apa yang dilakukannya. Ia bersama dua temannya sama sekali tidak memakai masker bahkan tidak membawanya sejak dari rumah. (din)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *