Guru dan Siswa Yayasan Harapan Umat Divaksin Covid-19

VAKSINASI COVID-19: Yayasan Harapan Umat Karawang gelar vaksinasi Covid-19.

KARAWANG, RAKA- Vaksinasi untuk pelajar terus dilakukan dengan gencar diberbagai titik dalam rangka mencapai herd imunity mengingat telah dilaksanakannya pembelaran tatap muka (PTM) sejak Minggu lalu. Hal ini mendorong Yayasan Harapan Umat Karawang untuk berpartisipasi membantu pemerintah dalam hal mencapai target vaksinasi dengan menggelar gebyar 1000 vaksinasi.

Gebyar vaksinasi yang berlangsung di lapangan utama Harapan Umat Karawang, Kecamatan Telukjambe Timur, Senin (20/9) dihadiri Ketua Pelaksana Harian (KPH) Yayasan Harum Karawang H. Asep Saepudin, pengurus harian Yayasan Harapan Umat, Kepala UPTD Puskesmas Wadas Endang Brata, Promotor Kesehatan Ahli Madya Lilis Siti Khodijah, Ahmad Suherman Kasi KSDMK Dinas Kesehatan Karawang, para dokter dan tenaga kesehatan, pimpinan unit TK, SD, SMP, SMA dan boarding school, guru-guru Sekolah Islam Terpadu (SIT) Harapan Umat Karawang serta para peserta vaksinasi baik yang dari internal sekolah maupun dari jalur undangan atau eksternal.

Ketua KPH Yayasan Harapan Umat Karawang, H. Asep Saepudin mengatakan, ini merupakan wujud nyata upaya atau ikhtiar maksimal yang kita kerjakan untuk menyelenggarkan PTM terbatas. “Proses vaksinasi ini merupakan sebagai bentuk ikhtiar maksimal kita dalam rangka kesiapan untuk melangsungkan proses pembelajaaran tatap muka (PTM) terbatas,” ujar pria berpeci ini.

Dirinya menambahkan, bahwa dengan adanya program vaksinasi ini di sekolah Harapan Umat Karawang bisa menjadi sekolah yang sehat. Sehat guru-gurunya, sehat siswa-siswinya, dan juga sehat orang tuanya. “Dengan vaksinasi harapan kita semua cepat keluar dari pandemi,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Karawang melalui Promotor Kesehatan Ahli Madya Lilis Siti Khodijah mengapresiasi vaksinasi Covid-19 di Yayasan Harapan Umat Karawang. “Kami mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Yayasan Harapan Umat Karawang atas inisiatifnya melakukan program vaksinasi dalam rangka mempersiapkan pembelajaran tatap muka, agar seluruh civitas akademika Yayasan Harapan Umat Karawang sudah 100% divaksin,” ungkap perempuan berjilab ini.

Dia meminta protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka terbatas tetap diperketat, sehingga para guru dan siswa selalu bisa saling menjaga kesehatannya. “Intinya sekolah harus menjaga protokol kesehatan dengan sangat ketat, kalau perlu siswa yang suhunya di atas 37 disuruh pulang,” jelasnya. (cr8/asy)