Angka Positif Covid-19 Mulai Turun, Masyarakat Diminta Tetap Terapkan Prokes

VAKSINASI COVID-19: Salah seorang warga divaksin Covid-19. Vaksinasi terus digencarkan untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Karawang.

KARAWANG, RAKA- Angka penyebaran kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karawang mulai mengalami penurunan. Senin (21/2) kemarin, ada 72 orang positif. Angka ini jauh turun dibanding beberapa hari sebelumnya.
Berdasarkan data pantauan Covid-19 Kabupaten Karawang, Senin (21/2), ada 47.517 total kasus positif 72 diantaranya kasus baru, 266 orang masih perawatan turun 13, 2.982 orang isolasi mandiri naik 24, 42.368 sembuh naik 59 kasus dan 1.901 meninggal naik 2 orang. Jumlah ini jauh lebih sedikit dibanding beberapa hari sebelumnya. Minggu (20/2) ada 330 kasus baru, Sabtu (19/2) ada 422 kasus baru dan Jumat (18/2) ada 365 kasus baru.
Sebelumnya, Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Karawang dr. Fitra Hergyana mengimbau agar masyarakat dapat memperketat protokol kesehatan agar menekan penyebaran Covid-19 di Karawang. Percepatan vaksinasi juga dikebut. Fitra berujar, total vaksinasi di Karawang baru mencapai 88,38 persen. Namun untuk anak usia 6-11 tahun sudah mencapai 93 persen lebih. “Lansia juga kita fokuskan. Karena baru 63 persen. Untuk lansia memang menjadi tantangan tersendiri bagi tim vaksinasi karena beberapa faktor. Tapi Insya Allah kita berusaha agar lansia bisa vaksin,” ujarnya.
Penyebaran virus Covid-19 ini tidak hanya menyerang masyarakat umum, tapi juga dua kepala dinas di Karawang beberapa hari lalu dinyatakan positif terpapar virus impor tersebut. Dua pejabat tersebut yaitu Kepala Disparbud Karawang Yudi Yudiawan dan Kepala DPMPTSP Karawang Eka Sanatha. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang Yayuk Sri Rahayu, juga membenarkan jika kedua pejabat tersebut terpapar Covid-19. Saat ini mereka tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Pihaknya tidak bisa menyebutkan berapa ASN yang terpapar Covid-19. Karena Satgas Covid-19 hanya mencatat penambahan angka positif dan kesembuhan dalam setiap harinya. “Kalau untuk ASN belum diketahui berapa. Karena kita hanya mencatat laporan hariannya saja,” paparnya. (asy/nce)