Curi Start Pulang Kampung

MUDIK DI AWAL: Pemerintah akan melakukan penyekatan di sejumlah wilayah perbatasan 6 Mei 2021 besok. Namun, pemudik sudah pulang kampung duluan sebelum larangan diberlakukan. Kendaraan roda dua mendominasi di Jalan Raya Klari arah Cikampek.

Pemudik Bebas Melintas Sebelum Dilarang

KARAWANG, RAKA – Beberapa hari menjelang diberlakukannya pengetatan pelarangan mudik pada 6 Mei sampai 17 Mei 2021, pemudik sudah banyak melintas di wilayah Karawang.

Baik siang maupun malam hari, kendaraan roda dua melintas dari arah Jakarta menuju arah Cirebon. Salah seorang pemudik, Slamet (36) mengaku nekat untuk pulang ke kampung halamannya sebelum pelarangan mudik tersebut diberlakukan. Ia sengaja pulang lebih awal menggunakan kendaraan roda dua pada, Selasa, (4/5). “Saya dari Jakarta mau ke Kebumen. Dari Jakarta tidak kena penyekatan,” ungkapnya, kepada Radar Karawang, saat sedang mengisi bahan bakar untuk motornya di Klari.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang Ade Safrudin mengatakan, menjelang pelarangan mudik ini jumlah kendaraan yang melintasi jalan arteri di Karawang mengalami peningkatan signifikan. Kepadatan kendaraan yang didominasi sepeda motor tersebut mulai terjadi sejak malam hingga Subuh.

Dikatakan Ade, kemungkinan kendaraan itu lolos dari pos penyekatan karena penjagaan hanya dilakukan dari pukul 21.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. “Memang belum sepenuhnya pos itu dijaga. Nanti kalau sudah larangan mudik berlaku mulai tanggal 6-17 Mei akan dijaga selama 24 jam,” ujarnya.

Ade menuturkan, jumlah pemudik kendaraan roda dua mengalami peningkatan dalam dua hari terakhir. Bahkan Dishub mencatat terjadi kenaikan sebanyak 2 persen dalam dua hari terakhir. “Seperti sudah mendekati larangan mudik, makanya jumlah pemudik roda dua meningkat. Kalau larangan mudik sudah berlaku pemudik tidak boleh melintas dan harus putar arah,” tuturnya.

Terkait larangan mudik 6-17 Mei, kata Ade, Dishub Karawang dan petugas gabungan bakal melakukan pengetatan di sejumlah titik. Bahkan sejumlah jalan akan ditutup untuk menghalau para pemudik masuk Karawang.

Menurutnya, ada delapan median jalan yang bakal ditutup yaitu depan pom bensin Kecamatan Klari, jalan lingkar luar, Jalan Tarumanegara, akses Tol Karawang Barat, Jalan Andina Cikampek dan sejumlah jalan yang menuju Pantura. “Selain itu pada saat berlaku larangan mudik, Terminal Klari juga akan ditutup. Layanan bus antar kota antar provinsi (AKAP) untuk sementara ditiadakan,” jelasnya. (nce)