dr Dian Dicecar 25 Pertanyaan, Beber Keterangan Dugaan Pemotongan Jaspel Nakes

PURWAKARTA, RAKA – Salah satu dokter di Puskesmas Plered, Dian Sriwidiati Karsoma, dipanggil pihak Kejaksaan Negeri Purwakarta, Kamis (16/6).

Selain dokter Dian, dari informasi yang diterima di lokasi, ada dua orang pegawai di Puskesmas Plered yang dipanggil pihak penyidik Kejaksaan
Negeri Purwakarta untuk dimintai keterangan perihal laporan dugaan pemotongan dana jasa pelayanan kesehatan.

Saat diwawancarai awak media usai menjalani pemeriksaan di Kejari Purwakarta, Dian membenarkan kedatangannya untuk memberikan keterangan kepada penyidik soal dugaan pemotongan dana jaspel kesehatan yang dilaporkannya beberapa waktu lalu.

“Iya, dipanggil resmi oleh pihak Kejaksaan soal laporan dugaan pemotongan dana jaspel yang saya laporkan,” kata dokter Dian.

Dalam pemeriksaan tersebut, Dian mengaku mendapat puluhan pertanyaan dari pihak penyidik Kejari Purwakarta. “Ada sekitar 25 pertanyaan, diantaranya soal tupoksi dokter dan lainnya,” lanjutnya.

Terkait surat pihak Puskesmas Plered yang merekomendasikan dirinya pindah tugas, Dian mengaku siap. “Kalau dipindahkan saya siap,” pungkasnya.

Kejari Purwakarta masih mendalami laporan dugaan tindak pidana yang disampaikan dr Dian Sriwidiati Karsoma, tenaga kesehatan Puskesmas Plered.

Dian melaporkan adanya dugaan tindak pidana terkait dugaan pemotongan dana jasa pelayanan kesehatan kepada pihak Kejari Purwakarta pada Jumat, 13 Mei 2022 yang lalu.

“Masih terus kita dalami dan masih proses,” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Purwakarta Onneri Khairoza saat dihubungi melalui sambungan telepon, baru-baru ini.

Pendalaman dilakukan untuk memastikan ada tidaknya dugaan tindak pidana pada perkara tersebut. Jika ditemukan, bukan tidak mungkin bagi kejaksaan untuk menaikan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. (gan)

Tinggalkan Balasan