Lahan Pertanian Mulai Ditinggalkan, Milenial Lebih Memilih Pabrik

KLARI, RAKA – Pergeseran masyarakat agraris ke industri di Kabupaten Karawang perlahan tapi pasti tidak bisa dielakan. Beberapa indikatornya adalah berkurangnya lahan pertanian dan jumlah buruh tani. Seperti yang terjadi di Desa Belendung, Kecamatan Klari.
Kaur Kesejahteraan Masyarakat Desa Belendung Hendra Kurnia mengatakan, penduduk Desa Belendung saat ini mulai padat mencapai belasan ribu orang. “Kurang lebih jiwa usik di Desa Belendung ada sekitar 11 ribu jiwa,” katanya kepada Radar Karawang.
Hendra menambahkan, peningkatan jumlah penduduk di Desa Belendung karena wilayahnya menjadi salah satu wilayah khusus pemukiman penduduk. “Desa Belendung sendiri punya dua perumahan yang besar, Grand Permata Residence dan satu lagi saya lupa,” tambahnya.
Adanya perumahan, membuat masyarakat Desa Belendung jenis pekerjaannya mulai beralih. Dari yang dulunya kebanyakan petani sekarang sudah mulai banyak yang bekerja sebagai karyawan swasta. “Kalau dulu itu 50 persen bertani profesinya, sekarang sudah mulai banyak masyarakat Desa Belendung yang berprofesi sebagai karyawan swasta,” tuturnya.
Ia pun mengatakan, adanya perumahan menjadikan banyak potensi yang bisa dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah desa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa. “Dengan adanya perumahan tentunya menjadi nilai yang positif bagi perekonomian, masyarakat bisa berdagang karena memang ramai dan juga dari pendapatan asli desa bisa menggali potensi terkait pembebasan lahan, perizinan dan sebagainya,” ungkapnya. (cr8)