Latanza Rutin Kelola Sampah

CERIA: Para peserta perlombaan daur ulang sampah yang digelar Bank Sampah Latanza di Kecamatan Kotabaru, kemarin. Aksi ini dilakukan untuk memperingati Hari Peduli Sampah.

KARAWANG, RAKA – Jika dicari komunitas mana yang rajin kampanye dan mengelola sampah, diantaranya adalah Latanza. Seperti yang pernah mereka lakukan saat Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh setiap 21 Februari, mengenang peristiwa longsornya TPA Leuwigajah di Kota Cimahi yang menewaskan 157 orang 17 tahun lalu, Bank Sampah Latanza menggelar lomba daur ulang sampah. Perlombaan itu dimeriahkan oleh sebelas desa yang ada di Kecamatan Cikampek dan Kotabaru, kemarin.
Direktur Bank Sampah Latanza Iis Sugianti yang akrab disapa Jois menyebut, melalui perlombaan daur ulang sampah ini diharapkan masyarakat mengetahui bahwa sampah bisa bernilai ekonomis. “Mulai sekarang masyarakat harus bisa memilah dan memilih sampah, karena sampah yang dulunya menjijikkan sekarang akan menjanjikan,” katanya.
Lebih lanjut kata Jois, karya masyarakat yang dihasilkan dari sampah ini seperti ekoenzim dari kulit buah-buahan, akuarium, dan pot dari sampah plastik botol mineral. Pihaknya mengaku akan terus membina bagi masyarakat yang peduli terhadap sampah. “Pasti akan kita tindaklanjuti dengan pembinaan bagi mereka yang membuat karya dari sampah ini,” imbuhnya.
Jois menyebut untuk menanggulangi sampah di Karawang, pihaknya menginginkan seluruh desa supaya dapat berkolaborasi dengan bank sampah Latanza. “Kebersihan bagian dari iman, mari kita mulai dari diri sendiri untuk menjaga kebersihan,” katanya.
Untuk diketahui, hasil penilaian dari ke tiga juri dalam perlombaan kreativitas daur ulang sampah 2022. Juara satu Desa Cikampek Timur, juara dua Desa Wancimekar, dan juara tiga Desa Dawuan Barat. (mra)