Panaskan Mesin Kader Jelang Pemilu, Ihsanudin Gandeng Bacaleg DPRD Karawang

KUMPULKAN KADER: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat kumpulkan kader. Kegiatan ini sekaligus untuk persiapan jelang pemilu legislatif 2024 mendatang.

KARAWANG, RAKA- Jelang pemilu legislatif (Pileg) 2024 mendatang, para calon anggota DPRD baik provinsi maupun kabupaten/kota sudah mulai melakukan konsolidasi, salah satunya anggota DPRD Jawa Barat Ihsanudin.
Ihsanudin mengatakan, meski pemilu legislatif baru akan dilaksanakan 2024 mendatang, namun harus dipersiapkan dari saat ini. Oleh karena itu, pihaknya mulai mengumpulkan kembali kader-kader yang membantunya lolos ke gedung DPRD Provinsi Jawa Barat di Pileg 2019 lalu. “Ini ikhtiar pertama jelang pemilu, kita lakukan konsolidasi bersama para kader untuk bersiap menghadapi pemilu 2024 mendatang,” katanya, saat ditemui usai pembukaan diklat dan gerpol kader pro rakyat, Senin (21/11) di Hotel Akshaya, Kecamatan Telukjambe Timur.
Tidak sekedar konsolidasi, lanjutnya, para kader pun dibekali berbagai pengetahuan mengenai strategi untuk memenangkan pemilu nanti. Anggota DPRD dari dapil Karawang dan Purwakarta ini menyadari, kader merupakan ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Mereka ini kan yang lebih dekat dengan masyarakat. Saya dengan keterbatasan waktu dan tempat kerja di Bandung, tidak bisa setiap hari bertemu konstituen. Jadi para kader ini lah yang menjadi kepanjang tanganan saya untuk menyampaikan program-program yang pro rakyat,” paparnya.
Ihsanudin menambahkan, saat ini ada sekitar 160 kader yang dikumpulkan yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Karawang. Tidak hanya sekali, pihaknya akan mengumpulkan para kader secara bertahap. “Sekarang yang hadir 160 orang dulu, nanti bertahap karena kita mengadakan kegiatan ini berkelanjutan. Kegiatan ini diselenggarakan atas kesiapan kami dlm bertarung pada kontestasi pileg 2024,” terangnya.
Tidak hanya mengadalkan kader, Ihsanudin juga menggandeng para bakal calon legislatif (bacaleg) Gerindra tingkat kabupaten. Menurutnya, kolaborasi ini sangat penting dilakukan untuk membangun sinergitas antara provinsi dan kabupaten. “Saya tidak bisa kerja sendiri, membutuhkan juga patner di kabupaten. Jadi, ketika ada program dari provinsi, nanti ada teman-teman di daerah yang mengeksekusinya. Bismillah, kami akan wakafkan segenap energi dan kemampuan untuk kemajuan daerah, khususnya Karawang,” pungkasnya. (asy)

Tinggalkan Balasan