HEADLINE

Seorang Pelajar Tenggelam di Waduk Jatiluhur saat Berenang

PURWAKARTA, RAKA – Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Purwakarta, Muhammad Rizki Gunawan (17) tenggelam saat berenang di waduk Jatiluhur pada Rabu (22/5) pagi. Pelajar kelas 11 jurusan elektro yang tercatat sebagai warga Kelurahan Munjuljaya, Kecamatan Purwakarta itu, diduga mengalami kram saat berenang hingga akhirnya tenggelam di waduk Jatiluhur.
Setelah dilakukan pencarian, pelajar tersebut berhasil ditemukan pada Kamis (23/5) sekitar pukul 08.30 WIB. Saat ditemukan oleh tim Search And Rescue (SAR) gabungan, pelajar tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Pelaksana Badan Penanggalan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta, Heryadi Erlan mengatakan, setelah satu hari melakukan pencarian, korban ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke RSUD Bayu Asih untuk pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. “Korban sudah ditemukan tadi sekitar pukul 08.30 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia, ditemukan masih di sekitar lokasi kejadian,” ucapnya, Kamis (23/5).
Sebelumnya, Teman sekelas korban, Dafa Erlangga (17) yang saat itu ikut berenang menceritakan peristiwa tenggelamnya Rizki Gunawan. Dafa menyebutkan, bahwa ia bersama dua temannya memang memiliki rencana untuk berenang di Waduk Jatiluhur seusai pulang sekolah. “Jadi memang kebetulan lagi pulang cepat, jam 10 pagi sudah pulang. Kami punya rencana mau berenang di Jatiluhur. Terus korban ini sebelumnya engga ikut, tapi akhirnya nyamperin juga ke danau,” ujarnya, Rabu (22/5).
Saat korban tiba di Waduk Jatiluhur, korban langsung ikut berenang. Dafa menyebut, meski sudah di ingatkan korban tetap benerang hingga ke tengah. “Kan kami di pinggiran aja nih, tapi dia terus aja berenang ke tengah, padahal kami sudah ingetin jangan jauh-jauh,” ucapnya.
Nahas, korban yang saat itu berenang menjauhi daratan hingga 50 meter itu, diduga mengalami kram, Dafa mengaku, korban sempat berteriak meminta tolong. “Pas sudah jauh itu dia sempat teriak, kita sama warga coba samperin pakai perahu kecil. Tapi pas disamperin, sudah hilang, sudah tenggelam, enggak keliatan lagi,” ungkapnya. (yat)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Verified by MonsterInsights