Karawang Penghasil Beras Terbesar Kedua Nasional

PENGHARGAAN: Bupati Cellica Nurrachadiana mendapatkan pin emas dari Menteri Pertanian.

KARAWANG, RAKA – Julukan Lumbung Padi Nasional yang melekat pada Kabupaten Karawang sepertinya masih layak disematkan. Hal ini bisa dilihat dari diraihnya pin emas yang diberikan Menteri Pertanian kepada Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana atas capaian Karawang sebagai penghasil beras terbesar nomor dua di Indonesia.

Menteri pertanian Indonesia memberikan penghargaan kepada Bupati Karawang karena telah berhasil membuat Karawang menjadi penghasil beras terbesar di Indonesia nomor dua. Hal ini diberikan dihitung berdasarkan data selama tahun 2019 hingga 2020. Setiap tahun menghasilkan 1,2 juta ton gabah kering panen pada tahun lalu.

Penghargaan berupa pin emas. Pusat memberikan saran untuk menaikan indeks pertanaman (IP). Hal ini telah diuji coba pada seluas 25 hektare sawah. “Kalau kita mengadakan peningkatan di IP-nya, nah kalau kemarin itu baru dua. Tahun ini mungkin sekitar 2,5 atau 2,3. Tahun depan kita juga akan mencoba dengan IP 400 di seluas 25 hektare sawah,” kata Hanafi, kepala Dinas Pertanian, Selasa (22/12).

Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah kabupaten dan kota di Karawang. Sawah di sini terdapat sebanyak 94.000 hektare pemerintah pusat menginginkan adanya peningkatan datanya.

Hanafi juga menambahkan bahwa penghargaan ini diberikan kepada pemerintah Kabupaten Karawang. Sawah di sini terdapat sebanyak 94.000 hektare pemerintah pusat menginginkan adanya peningkatan data. Saat ini pihaknya masih mencari pada super genja yang murah penjualannya.

Petugas melakukan semai tanaman di luar kantor. Setiap tahun diusahakan harus dilakukan empat kali tanam. Dalam satu tahun terdapat sebanyak empat kali penanaman. “Tahun depan kita coba juga dengan IP 400, jadi dalam satu tahun sebanyak empat kali tanam setiap tahun,” ujarnya. (cr6)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here