Mahasiswa Naiki Pagar Pemda

Tuntut Transparansi Program Karawang Cerdas

KARAWANG, RAKA- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Karawang (Germak) berunjuk rasa di depan Pemda Karawang. Mereka menuntut transparansi program beasiswa Karawang Cerdas. Program ini dinilai tidak dijalankan dengan baik sehingga sering menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Mahasiswa sejak pagi sudah berkumpul dan mendatangi kantor Pemda Karawang. Pagar gerbang pemda yang tertutup rapat, sempat menghambat pergerakan mahasiswa yang ingin masuk ke area pemda. Namun, hal tersebut tidak mematahkan semangat mereka berunjuk rasa. Bahkan, mahasiswa berorasi di depan gerbang pemda dan sebagian ada yang menaiki pagar.

Mahasiswa menilai, program beasiswa Karawang Cerdas ini merupakan program yang sangat bagus untuk masa depan pendidikan Karawang, namun sangat disayangkan dalam tahap pelaksanaannya menimbulkan permasalahan. “Di tahun 2019 BPK RI menemukan ada sekitar 68 orang penerima beasiswa Karawang Cerdas dengan nama ganda,” ujar Bayu Ginting, koordinator Gemak, disela-sela wawancara dengan Radar Karawang di tengah kegiatan aksi, Kamis (23/9).

Selain itu, Ginting menyebut dana yang mengendap di bank BJB yang merupakan temuan BPK pada realisasi Karawang cerdas 2020 sangat disayangkan. “Uang Rp500 juta lebih itu bisa untuk sekitar 40 orang penerima beasiswa tapi malah dibiarkan mengendap begitu saja,” tambah pria yang berkulit putih ini.

Dirinya menyayangkan Pemerintah Kabupaten Karawang tidak transparan terkait anggaran CSR pendidikan yang menurutnya, kalau ini dikelola dengan baik akan bisa membantu pendidikan masyarakat Karawang yang kurang mampu. “Karawang ini kan banyak perusahaan, namun CSR pendidikan buat beasiswa tidak transparan sama sekali,” tegasnya.

Setelah lumayan lama berorasi dan sempat bersitegang dengan pihak kepolisian, akhirnya mahasiswa diperbolehkan masuk dan ditemui oleh Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Ahmad Hidayat. Dalam menerima mahasiswa, Asda 1 mengatakan bahwa dirinya akan melaporkan masukan-masukan dari teman-teman mahasiswa ini kepada Bupati Karawang untuk ditindaklanjuti terkait dugaan temuan evaluasi beasiswa Karawang Cerdas tersebut . “Kalau masalah temuan BPK RI, saya belum mengetahuinya nanti itu akan kita koordinasikan dengan bupati dan disdik juga,” singkatnya. (cr8)