Minimalisir Kenakalan Pelajar

PEMBIASAAN: SMPN 1 Kotabaru kembali menerapkan program pembiasaan sebelum siswa mengikuti pembelajaran. Kegiatan ini sempat terhenti saat Covid-19, karena pembelajaran dilakukan secara daring.

Lakukan Pembiasaan Sebelum Belajar

KOTABARU, RAKA – Untuk membentuk karakter siswa lebih baik lagi, SMPN 1 Kotabaru kembali melaksanakan pembiasan yang sempat tertunda selama pandemi Covid-19. Sebelum belajar, siswa diajak mengaji dan mendengarkan ceramah. Kepala SMPN 1 Kotabaru Ade Sutisna mengatakan, pembiasan merupakan salah satu program yang biasa dilaksanakan oleh sekolah-sekolah, tujuannya untuk membentuk karakter siswa ke arah yang lebih positif dan produktif. “Seperti biasa, pembiasan ini dilakukan seminggu sekali, sama seperti sekolah lainnya,” ucapnya, saat berbincang dengan Radar Karawang, Minggu (5/12).

Ia menambahakan, program pembiasan selama pandemi Covid-19 sempat tertunda, kini program mulai kembali dilaksanakan namun dengan konsep yang sedikit berbeda. Program diubah menjadi Jumroh, di mana siswa akan diajak untuk mengaji serta diisi dengan kegiatan ceramah oleh guru. “Mengingat hari ini sudah terlalu banyak aksi kenakalan remaja yang tentunya kita tekan dengan cara mengaji, sehingga dapat memperbaiki keimanan siswa,” tambahnya.

Ade mengaku, selain diisi dengan kegiatan mengaji dan ceramah, program tersebut juga menampilkan berbagai kegiatan ekskul. Sehingga dapat menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kreatifitas termasuk ekskul IPA yang beberapa hari lalu menjuarai perlombaan Sains Sciencepreneur Camp ditingkat kabupaten. “Inti dari kegiatan ini, bisa mewakili semua program dan informasi sekolah,” akunya.

Sementara itu Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Kotabaru Zakier Husein mengungkapkan, sejauh ini program Jumroh diikuti hanya sebagian siswa secara bergiliran, karena aktifitas belajar masih dibatasi sebanyak 50%. “Kami berharap, dengan adanya program pembiasan dapat meningkatkan kerohanian siswa untuk menjadi siswa yang lebih teladan,” pungkasnya. (mal)