Nasi Goreng Chef Cun-cun Rasanya Nendang

KARAWANG, RAKA – Menikmati sajian makanan bukan saja menyoal cita rasa yang ditawarkan, melainkan juga pelayanan yang didapatkan. Makanan lezat tentunya menjadi dambaan pecinta kuliner, dan tentunya juga pelayanan yang baik akan menambah kenikmatan saat menyantap makanan. Hal itu yang akan didapatkan para pecinta kuliner Karawang saat mengunjungi Nasi Goreng Chef Cun-Cun yang saat ini telah membuka 5 rumah makan di Karawang.

Sore hari sepulang kerja waktu yang tepat untuk mengisi perut yang keroncongan. Begitupun dengan saya, pada Kamis (20/8) selepas liputan sengaja mengunjungi salah satu rumah makaan Nasi Goreng Chef Cun-Cun yang tengah viral.
Tempat yang bersih dan karyawan yang ramah adalah kesan pertama saya mengunjungi tempat ini. Bagaimana tidak, begitu turun memarkirkan kendaraan dan masuk ke dalam rumah makan, salah satu karyawannya langsung menyapa dengan ramah.
Keramah-tamahan pelayanan dan profesionalitas karyawan ini ternyata ditularkan oleh sang owner, Antonius (26). Pengusaha muda ini tanpa ragu menawarkan langsung berbagai menu nasi goreng kepada saya, sesaat memberi sapaan hangat.

Banyak varian menu yang ditawarkan Nasi Goreng Chef Cun-Cun, mulai dari nasi goreng kemangi dengna cita rasa sundanise, nasi goreng jepang yang dibalut telur dadar, sampai nasi goreng spesial dengan cita rasa chinese.
Tentunya juga ada menu best seller yaitu nasi goreng jengkol dan nasi goreng teri medan. Selain itu mie goreng, capcai goreng serta kwetiaw turut melengkapi menu kuliner yang telah berdiri sejak 2017 ini.
Dan waw, ternyata harga yang ditawarkan relatif murah berkisar Rp15.000 hingga Rp16.000. “Sejak awal berdiri memang saya pertahankan harganya,” ungkap Antonius yang akrab disapa Chef Cun-Cun.

Sambil menyantap nasi goreng lada hitam yang dipesan, Chef Cun-Cun menemani berbincang. Ia menuturkan selain cita rasa, pelayanan adalah hal yang juga diutamakan dalam menjalankan usahanya. Hal ini ia pelajari dari pengalamannya bekerja di berbagai restoran selama hampir 8 tahun. “Itu yang saya tanamkan pada karyawan saya, meskipun mereka tidak ada basic tapi saya ajarkan betul bagaimanaa melayani dengan baik,” tuturnya.

Di samping itu, ia juga tak jarang melihat pengusaha kuliner mengedepankan pelayanan. Maka pelayanan inilah yang menjadi pembeda usaha nasi gorengnya ketimbang nasi goreng kebanyakan.
Hal-hal sederhana pun dilakukan untuk memuaskam pelanggan misalnya ucapan selamat datang bagi pelanggan yang baru pertama kali berkunjung. “Air minum misalnya, kalau isi gelasnya sudab habis selalu kami tawaekan untuk diisi kembali,” ujarnya lagi.

Nasi Goreng Chef Cun-Cun nampaknya menjadi UKM yang dapat diambil pelajaran dalam menjalankan usaha kuliner. Cun-Cun bercerita awal membangun usaha menggunakan modal seadanya. Berbekal gerobak dan peralatan lainnya ia pun mulai berjualan menumpang di halaman toko milik saudaranya di daerah Johar.
Ingin mencoba hal baru adalah motivasinya untuk membuka usaha sendiri, ia juga ingin bermanfaat dengan memberi peluang kerja bagi generasi muda. Terbukti saat ini ia mampu mempekerjakan 15 karyawan.

Baginya tidak mudah menyerah adalah kunci berwirausaha. Ia tidak takut untuk terus mencoba lebih baik sambil tetap membagi waktu antara membangun usaha dan kewajibannya sebagai karyawan restoran saat itu.
Merasakan omzet penjualan yang sepi adalah hal biasa, namun ia tetap terus berjuang. Sampai akhirnya rumah makan Nasi Goreng Cun-Cun mempunyai 5 lokasi yakni di Jalan Puri Telukjambe, Pasar Blok R Perumnas, Palumbon Sari, Citra Kebun Mas Klari, dan Jalan Raya Kosambi-Telaagasari. “Tanggal 25 bulan ini akan buka lagi di Rengasdengklok,” tambahnya. (din)

Tinggalkan Balasan