Kepemimpinan Masih Wasit Dikeluhkan

KARAWANG, RAKA– Kepemimpinan wasit di Liga 2 saat ini masih dikeluhkan oleh kontestan Liga 2. Wasit sering dinilai sebagai biang kekalahan oleh pelatih baik saat bermain kandang ataupun tandang. Terbaru, pelatih Semen Padang mengeluhkan kepemimpinan Arief Syaefuddin saat melawan Persika Karawang, Minggu (9/9 kemarin di Stadion Singaperbangsa Karawang.

Salah satu kekecewaan Semen Padang terhadap wasit, ketika gol ke gawang Persika dianulir. Pada babak kedua, permainan dengan tempo sedang ditampilkan kedua tim. Semen Padang mampu unggul dari tuan rumah pada menit ke-62 memanfaatkan tendangan bebas yang dilancarkan Rudi Doank di luar kotak enam belas Persika. Hanya, wasit menyatakan salah seorang pemain Semen Padang berada pada posisi off-side saat menceploskan bola ke gawang Persika Karawang. Malah setelah itu, Semen Padang kebobolan pada menit ke-71 lewat tendangan penalti Ikhwan. Semen Padang berupaya bangkit dengan bermain lebih terbuka hingga mampu menciptakan peluang melalui shoot and goal. Hanya, stretegi tersebut terbilang terlambat.

Pelatih kepala Semen Padang, Syafrianto Rusli menyebut, secara keseluruhan pertandingan berjalan cukup baik. Hanya saja dirinya mengaku kecewa dengan dianulirnya gol Semen Padang dipertengahan babak kedua. “Kami bermain sesuai skema. Meski begitu, kami harus menerima kekalahan ini, karena keputusan wasit yang tidak berpihak pada kami,” ujar Syafrianto.

Sementara itu, pelatih kepala Persika, Herry Kiswanto, tidak terlalu menanggapi serius terhadap keluhan tim tamu terhadap wasit. Menurutnya, hal tersebut merupakan hal yang wajar. Bahkan, timnya pun sering dirugikan oleh wasit meskipun bermain kandang. Tapi, dia melihat, keputusan wasit dalam menganulir gol pemain Semen Padang sudah benar, karena sudah off-side. “Bayangkan, kita bermain kandang serasa main away banyak keputusan wasit yang merugikan saat kita bermain kandang. Jadi, saya kira wajar kalau ada keluhan seperti itu,” paparnya.

Banyaknya keluhan terhadap kinerja wasit ini, lanjutnya, harus dijadikan bahan evaluasi dari komite wasit. Jangan sampai hal seperti ini dibiarkan dan klub dirugikan. “Yang terpenting rule dijalankan dengan benar. Harus ada pembenahan, keluhan-keluhan klub terhadap wasit harus ditanggapi dan ada perbaikan,” pungkasnya. (asy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here