Stok Beras Bansos Melimpah

BERI BANTUAN: Dishub Karawang berikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak PPKM dan yang sedang menjalani isolasi mandiri. Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban masyarakat.

OPD Dilibatkan Distribusi Bantuan

KARAWANG, RAKA – Seiring dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga PPKM level 3 saat ini, selain terus melakukan percepatan vaksinasi, Pemkab Karawang juga terus memberikan bantuan sosial kepada masyarakat dengan melibatkan semua organisasi perangkat daerah (OPD).

Paket bansos tidak hanya diberikan kepada masyarakat yang sedang menjalani isoman, tetapi juga diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak PPKM. “Buat yang isoman dan juga masyarakat yang terdampak khususnya pedagang kecil atau UKM,” ujar Kabid Angkutan Dishub Karawang Dhiky Prayoga.

Dhiky mengatakan, Dinas Perhubungan mendapatkan tugas penyaluran bansos tersebut di wilayah Kecamatan Cilebar. Pihaknya telah mulai melakukan monitoring dan evaluasi sejak 19 Juli hingga 25 Juli lalu. “Dilanjut tanggal 3 Agustus sampai 9 Agustus 2021,” ujarnya.

Ia menuturkan, sejak 19 Juli hingga 3 Agustus 2021 tercatat 25 orang dari 5 desa yang sedang menjalani isolasi mandiri di wilayah Kecamatan Cilebar. “Jumlah desa di Kecamatan Cilebar ada 10 desa, Dishub dapat bagi-bagi sembako buat 48 orang bagi yang isoman sama pedagang yang kena dampak,” tuturnya.

Terpisah Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Acep Jamhuri mengatakan, Pemkab Karawang memang mempunyai banyak ketersediaan untuk memberikan bansos kepada masyarakat yang terdampak. Diantaranya 100 ton dari Pemerintah Pusat, beras cadangan daerah sebanyak 28 ton, Baznas Kabupaten 31 ton, Dinsos Kabupaten 10 ton dan juga dari CSR perusahaan. “Bansos cukup banyak dan sudah dibagikan juga 10 ribu lebih. Itu yang tercatat, belum lagi dari perusahaan yang langsung ke masyarakat,” tuturnya. (nce)