Pabrik VinFast Subang Dorong Akselerasi Kendaraan Listrik Nasional

SUBANG, RAKA – Mulai beroperasinya pabrik VinFast di Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menandai babak baru pengembangan kendaraan listrik nasional.
Fasilitas manufaktur ini diproyeksikan menjadi pusat produksi kendaraan listrik berbasis baterai yang mendukung agenda transisi energi dan industri ramah lingkungan di Indonesia.
CEO VinFast Asia, Pham Sanh Chau, menyatakan secara langsung bahwa pembangunan pabrik Subang merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan.
“Kami membangun pabrik ini dengan satu tujuan, yaitu menghadirkan ekosistem hijau yang komprehensif dan terintegrasi,” ujarnya saat peresmian pabrik, Senin (15/12).
Ia juga menegaskan bahwa kecepatan pembangunan pabrik menjadi bukti keseriusan VinFast sebagai perusahaan otomotif global.
Pham Sanh Chau menambahkan bahwa VinFast tidak hanya menyampaikan rencana, tetapi mampu merealisasikannya melalui eksekusi yang cepat dan terukur.
Sementara itu, CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, secara langsung menyampaikan bahwa operasional awal pabrik telah menyerap sekitar 900 tenaga kerja.
“Tenaga kerja dari Subang menjadi prioritas kami, tentunya dengan standar pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri kendaraan listrik,” katanya.
Secara tidak langsung, Kariyanto juga menjelaskan bahwa jumlah tenaga kerja akan terus bertambah seiring penyelesaian seluruh fase pembangunan pabrik.
Ia menyebutkan, ke depan pabrik VinFast Subang berpotensi menyerap hingga 15 ribu tenaga kerja dan memiliki kapasitas produksi mencapai 300 ribu unit kendaraan listrik per tahun, baik roda empat maupun roda dua.
Dari sisi pemerintah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa investasi VinFast sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendorong pengembangan kendaraan listrik.
“Pembangunan pabrik VinFast ini menunjukkan bahwa Indonesia semakin siap menjadi basis industri kendaraan listrik,” ucap Airlangga.
Ia juga berharap, secara tidak langsung, VinFast dapat meningkatkan tingkat komponen dalam negeri dengan melibatkan pelaku industri lokal agar manfaat ekonomi dari pengembangan kendaraan listrik dapat dirasakan lebih luas.
Dengan teknologi produksi berstandar ramah lingkungan dan orientasi pasar domestik serta ekspor, pabrik VinFast Subang diharapkan mampu mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia sekaligus memperkuat daya saing industri otomotif nasional di kawasan Asia Tenggara. (*)



