Karawang Masuk 10 Besar Penghasil Beras Nasional
Bupati Aep Terima Tanda Kehormatan

KARAWANG, RAKA– Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, menerima tanda kehormatan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas jasa dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan.
Penganugerahan tanda kehormatan tersebut diberikan dan dipasangkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia dalam rangkaian kegiatan Panen Raya Nasional dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar pada Rabu (7/1), di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang.
Satya Lencana Wira Karya merupakan tanda kehormatan dari Pemerintah Republik Indonesia yang diberikan kepada warga negara yang berjasa besar dalam pembangunan nasional di bidang tertentu, menjadi teladan bagi masyarakat, serta menunjukkan pengabdian yang luar biasa kepada bangsa dan negara.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Presiden kepada individu yang memiliki dedikasi dan kontribusi signifikan melalui karya nyata, baik di sektor pemerintahan, ekonomi, UMKM, kelautan, maupun bidang strategis lainnya.
Penganugerahan Satya Lencana Wira Karya kepada Bupati Karawang menjadi bentuk pengakuan negara atas peran strategis Kabupaten Karawang dalam menjaga produktivitas pangan nasional.
Di bawah kepemimpinan H. Aep Syaepuloh Kabupaten Karawang berhasil masuk dalam 10 besar daerah penghasil beras nasional dan dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama Indonesia.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karawang atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin. Ia menyebutkan bahwa penghargaan tersebut merupakan bukti bahwa Kabupaten Karawang memiliki peran penting dalam ketahanan pangan nasional.
“Alhamdulillah, Kabupaten Karawang saat ini menjadi salah satu daerah penghasil padi terbesar, bahkan menempati posisi kedua secara nasional. Dengan luas lahan baku sawah mencapai sekitar 101.000 hektare, dan 87.000 hektare di antaranya telah dikunci sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami,”katanya, Rabu (7/1).
Bupati Aep juga menegaskan, komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang untuk terus mendukung kesejahteraan petani, salah satunya melalui kebijakan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk lahan sawah hingga tiga hektare bagi para petani.
Selain itu, ia berharap sinergi antara Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan guna mendorong produktivitas pertanian.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Karawang akan fokus pada penguatan infrastruktur pertanian serta peningkatan indeks pertanaman (IP).
”Target kami adalah meningkatkan produktivitas, dari yang sebelumnya panen dua kali setahun menjadi tiga kali, dan dari satu kali menjadi dua kali panen dalam setahun,”tutupnya. (zal)



