Pasang KB Jemput Bola, Digelar di Aula Desa Sukatani
PURWAKARTA, RAKA – Pengendalian jumlah penduduk sangat penting dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan ibu dan anak, serta kesejahteraan keluarga. Untuk itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Purwakarta terus melakukan berbagai inovasi. Kali ini, dalam rangka meningkatkan kepesertaan akseptor keluarga berencana (KB) menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), DPPKB Kabupaten Purwakarta berkolaborasi bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta dengan menggelar pelayanan KB gratis di Kantor Desa Sukatani, Rabu (30/3).
Kepala Desa Sukatani A. Azis TB Limbong mengatakan, pelayanan KB gratis di Desa Sukatani ini merupakan kolaborasi antara DPPKB Kabupaten Purwakarta dengan Pemdes Sukatani, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Pelayanan KB di kantor Desa Sukatani ini berguna untuk menambah akses pelayanan biar lebih banyak, serta akses masyarakat mudah untuk pelayanan. Ini merupakan upaya kami memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Desa Sukatani,” ujarnya.
Dengan adanya pelayanan KB di Desa Sukatani, dia menyebut, pihaknya terus berupaya meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Ini upaya kami dalam meningkatkan pelayanan, masyarakat lebih suka mengantre di desa dibandingkan puskesmas. Pelayanan KB ini untuk mempermudah masyarakat dalam hal akses,” ucapnya.
Adanya pelayanan KB gratis ini, kata dia, banyak yang ingin ber-KB setelah tahu bahwa mengatur jarak kelahiran itu akan berpengaruh pada kesejahteraan. “Tujuan utama dari program KB ini adalah terwujudnya kesejahteraan keluarga, dan meningkatkan kesehatan masyarakat yakni anak-anak hingga lanjut usia (lansia). Untuk itu, Desa Sukatani sejak dahulu selalu konsen terhadap pelaksanaan program KB,” ucap Azis.
Di tempat yang sama, Kepala DPPKB Kabupaten Purwakarta Yayat Hidayat mengatakan, dalam mengoptimalkan kepesertaan akseptor KB menggunakan alat kontrasepsi MKJP, pihaknya terus melakukan berbagai inovasi, salahnya bekerjasama dengan pemerintah desa. “Kegiatan pelayanan KB MKJP di kantor Desa Sukatani ini merupakan inovasi, dan kolaborasi kami dalam memberikan kemudahan pelayanan KB kepada masyarakat,” ucap Yayat.
Melalui kegiatan kolaborasi seperti ini, kata dia, pihaknya terus berupaya mengoptimalkan layanan KB jemput bola dan mendekatkan pelayanan KB ke masyarakat. “Saya berharap melalui pelayanan KB keliling ini, akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan KB, sehingga angka putus pakai KB dapat ditekan dan kasus kehamilan yang tidak diinginkan dapat dicegah. Dan semoga desa lain di Kabupaten Purwakarta juga bisa melaksanakan kegiatan seperti di Desa Sukatani ini,” tutur Yayat.
Selain di Desa Sukatani, kata Yayat, pelayanan KB juga dilakukan secara serempak di seluruh Kabupaten Purwakarta yang bertempat di puskesmas-puskesmas yang ada. “Selain di Desa Sukatani, hari ini, Rabu, 30 Maret 2022, pelayanan KB dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta, yang mana tempatnya di Puskesmas. Pada pelayanan serentak hari ini, ada sebanyak 504 akseptor KB MKJP. Dengan rincian, 131 akseptor IUD dan 373 akseptor Implant,” ucap Yayat Hidayat. (gan)