Pemerintah Daerah Diminta Bantu Kendalikan Inflasi
KARAWANG,RAKA- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah untuk turut andil dalam menekan laju inflasi dan memastikan efektivitas pengendalian harga.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi secara daring bersama pemerintah daerah dan kota se Indonesia.
Rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah tingkat nasional turut diikuti juga oleh Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Tim pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Bale Prasuti Singaperbangsa, Selasa (4/2).
Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Mendagri Republik Indonesia Tito Karnavian dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten kota seluruh Indonesia serta pemangku kepentingan terkait.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian menyebutkan bahwa sinergitas antara pemerintah pusat, daerah dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk pengendalian inflasi.
Baca Juga : Jasad Udin Ditemukan di Pantai Cirewang
Selain itu, Plt Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adiningrat Widyasanti memaparkan terkait inflasi bulan ke bulan (Januari 2025 terhadap Desember 2024) mengalami deflasi 0,76 persen dengan inflasi tahun ke tahun.
“Inflasi Januari 2025 sebesar 0,76 persen (y-to-y) adalah inflasi bulan Januari yang terendah sejak tahun 2001,” ujarnya dikutip dari Diskominfo Karawang, Selasa (4/2).
Ia juga menyebutkan terkait Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu kelima Januari 2025 mengalami kenaikan dan komoditas penyumbang andil kenaikan IPH yaitu Cabe Rawit, Cabe Merah dan Daging Ayam Ras.
“Kemudian telur ayam ras dan daging ayam ras perlu diwaspadai karena sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan, biasanya akan terjadi kenaikan permintaan untuk kebutuhan selama puasa dan menjelang Idul Fitri,” imbuhnya. (mra)