
PURWAKARTA, RAKA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Purwakarta menyampaikan laporan capaian pelaksanaan program kerja bidang infrastruktur sepanjang tahun 2025.
Hingga akhir Desember, realisasi pembangunan, peningkatan, serta pemeliharaan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Purwakarta dinyatakan telah mencapai target 100 persen.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Purwakarta, Didi Garnadi, mengatakan bahwa program infrastruktur tahun 2025 difokuskan pada peningkatan konektivitas wilayah untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Berdasarkan data dinas, pembangunan dan peningkatan jalan yang telah diselesaikan sepanjang tahun ini mencapai total 45,101 kilometer.
Selain kegiatan pembangunan, Dinas PUPR juga melaksanakan pemeliharaan jalan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi dan fungsi infrastruktur yang telah ada. Pemeliharaan jalan yang terealisasi pada tahun 2025 tercatat sepanjang 8,009 kilometer.
“Target peningkatan dan pembangunan jalan tahun ini sebesar 45,1 kilometer dan telah terealisasi. Sementara pemeliharaan jalan mencapai 8,009 kilometer,” ujar Didi saat memberikan keterangan, Rabu (17/12).
Secara rinci, penanganan infrastruktur jalan selama 2025 meliputi pemeliharaan berkala sepanjang 6,775 kilometer, pemeliharaan rutin seluas 1.487 meter persegi, penanganan tanggap darurat seluas 56,50 meter persegi, pembangunan drainase sepanjang 4,778 kilometer, serta pengamanan jalan sepanjang 1,686 kilometer.
Untuk tahun 2026, Dinas PUPR Kabupaten Purwakarta telah menyusun rencana kerja lanjutan dengan penekanan pada pemeliharaan dan peningkatan kualitas infrastruktur.
Menurut Didi, tantangan utama ke depan adalah mempertahankan kondisi jalan agar tetap mantap dan dapat digunakan secara optimal.
Dalam rencana tersebut, Dinas PUPR mengusulkan anggaran pada tiga sektor utama. Pemeliharaan berkala jalan dengan kategori rusak ringan diusulkan sebesar Rp 41,4 miliar untuk penanganan sepanjang 24,72 kilometer.
Pemeliharaan rutin jalan rusak sedang diusulkan sebesar Rp 22,7 miliar dengan target penanganan sepanjang 255 kilometer. Sementara itu, anggaran infrastruktur drainase diusulkan sebesar Rp 28 miliar untuk kegiatan normalisasi dan perbaikan saluran sepanjang 30 kilometer.
“Penanganan infrastruktur akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan prioritas pada ruas-ruas jalan yang memiliki peran penting terhadap kegiatan ekonomi masyarakat,” kata Didi.
Meski capaian tahun 2025 telah memenuhi target, Didi menyampaikan bahwa penyelesaian seluruh persoalan infrastruktur jalan kabupaten masih membutuhkan anggaran yang besar. Berdasarkan perhitungan, dibutuhkan dana sekitar Rp 935 miliar untuk menuntaskan penanganan jalan di Kabupaten Purwakarta secara menyeluruh.
Dinas PUPR menargetkan peningkatan kemantapan jalan secara bertahap dalam tiga tahun ke depan, seiring dengan ketersediaan anggaran dan prioritas pembangunan daerah. (yat)



