HEADLINE
Trending

Perumahan Bumi Indah Persada Longsor

Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

CIKAMPEK, RAKA- Pemerintah Kecamatan Cikampek melakukan penanganan tanah longsor yang terjadi di Perumahan Bumi Indah Persada, Desa Dawuan Barat, pada Sabtu (10/1). Penanganan dilakukan menyusul kejadian longsor yang terjadi pada Jumat sore (9/1).

‎‎Camat Cikampek Adi Firmansyah mengatakan, bahwa penanganan dilakukan dengan membuat saluran air serta pemasangan penahan sementara menggunakan rucuk bambu. Langkah tersebut diambil untuk mencegah longsor susulan dan mengendalikan aliran air agar tidak memperparah kondisi tanah.

‎‎“Hari ini kami lakukan penanganan dengan membuat saluran air dan penahan rucuk bambu. Alhamdulillah, penanganan ini dilakukan bersama Pak Agus dari pihak developer, serta masyarakat yang bergotong royong,”katanya Sabtu (10/1).

‎‎Ia menambahkan, pada hari yang sama alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dijadwalkan akan diterjunkan ke lokasi. Kehadiran alat berat tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pembuatan saluran air agar lebih efisien dan efektif.

‎‎“Dengan alat berat, pembuatan saluran air akan lebih cepat. Nantinya saluran tersebut dibasahi agar aliran air terarah dan tidak menyebar ke mana-mana,”paparnya.

‎‎Sementara itu, perwakilan developer Perumahan Bumi Indah Persada, Agus, mengungkapkan bahwa kejadian longsor sebenarnya telah terjadi sebelumnya, yakni pada 29 Desember 2025 dan 1 Januari 2026. Pihak developer mengaku langsung merespons dengan mendatangi lokasi dan berkontribusi dalam penanganan awal.

‎‎“Kami langsung hadir dan merespons cepat. Kami memberikan kontribusi berupa rucuk bambu sebagai penahan sementara sambil menunggu penanganan tahap selanjutnya,”terangnya.

‎‎Ia menyebutkan, penanganan lanjutan direncanakan berupa pengecoran atau metode hidroseeding untuk memperkuat tanah yang mengalami penurunan akibat erosi permukaan. Berdasarkan evaluasi, longsor dipicu oleh belum tersedianya saluran air di bagian atas area perumahan, sehingga menyebabkan erosi tanah.

‎‎“Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan masyarakat, pemerintah kecamatan, dan pemerintah daerah agar permasalahan bencana ini bisa ditanggulangi dengan baik,”tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button