Purwakarta
Trending

Petani Purwakarta Dapat Bantuan Alsintan

PURWAKARTA, RAKA – Upaya percepatan mekanisasi pertanian di Kabupaten Purwakarta kembali diperkuat melalui penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan). Sebanyak empat unit traktor diserahkan kepada kelompok tani dalam kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta, Jumat (12/12).

Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara organisasi masyarakat Tani Merdeka Indonesia (TMI) dengan pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian. TMI berperan sebagai fasilitator yang menyalurkan aspirasi dan kebutuhan kelompok tani di daerah agar dapat terakomodasi oleh pemerintah pusat.

Ketua TMI Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami, menyampaikan bahwa bantuan traktor ini merupakan tindak lanjut dari pengajuan resmi yang disampaikan kepada Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, yang juga menjabat sebagai pembina TMI tingkat nasional.

“Pengajuan dilakukan melalui mekanisme yang telah ditetapkan dan berbasis data kebutuhan riil petani,” ujar Puji, Jum’at (12/12).

Menurut Sri Puji Utami, dari empat unit traktor yang diserahkan, dua unit diperuntukkan bagi kelompok tani binaan TMI, sementara dua unit lainnya dialokasikan berdasarkan usulan Dinas Pertanian yang tercatat dalam data CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi).

Ia menegaskan bahwa seluruh kelompok penerima telah memenuhi persyaratan administratif, termasuk terdaftar dan aktif dalam sistem Simulatan.

“TMI tidak mengambil alih kewenangan pemerintah. Kami hanya menjembatani kebutuhan petani dengan pemerintah pusat, sementara proses pengajuan tetap melalui dinas terkait,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kebutuhan alsintan di tingkat petani sudah lama menjadi aspirasi yang disampaikan kelompok tani binaan TMI. Keterbatasan alat pengolahan lahan dinilai menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga mekanisasi menjadi solusi yang mendesak.

Puji berharap, bantuan traktor ini dapat dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran. Menurutnya, keberadaan alat mekanisasi tidak hanya meringankan beban kerja petani, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi waktu tanam dan peningkatan hasil produksi.

“Kami berharap alsintan ini benar-benar digunakan sesuai kebutuhan kelompok tani, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung di lapangan,” katanya.

Selain traktor roda empat, TMI sebelumnya juga aktif mengajukan berbagai bantuan sarana pertanian lainnya, seperti traktor roda dua, hand sprayer, omben tester, serta fasilitas pendukung pertanian.

Program pengajuan alsintan tersebut telah berjalan sejak tahun lalu dan akan terus dilanjutkan seiring munculnya kebutuhan baru dari kelompok tani.

Puji menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen TMI dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Ia memastikan setiap pengajuan bantuan selalu disesuaikan dengan data kelompok tani yang benar-benar membutuhkan.

Ia juga mengungkapkan bahwa untuk tahun berikutnya, masih terdapat sejumlah kebutuhan alsintan tambahan yang telah diinventarisasi. “Kami berharap proses ini bisa terus berjalan agar petani di Purwakarta semakin maju, produktif, dan mandiri,” ujarnya. (yat)

Related Articles

Back to top button