
Radarkarawang.id– Target periode 2026-2031, PKB Karawang bidik milenial dan Gen Z, terapkan digitalisasi database kader lewat sembilan pilar kerja utama.
Setelah sukses di periode 2021-2026, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karawang gelar musyawarah cabang (Muscab) untuk tentukan target besar partai.
Muscab ini juga jadi ajang konsolidasi partai dan merumuskan arah partai kedepan. Salah satunya, desain menjadi partai modern dan responsif.
Ketua DPC PKB Karawang, Rachmat Hidayat Djati, menyampaikan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan titik awal transformasi besar partai ke arah yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Melalui Muscab ini, kami ingin memastikan PKB Karawang semakin solid, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan yang lebih progresif,” katanya, Sabtu (4/4), usai Muscab di Hotel Resinda Karawang.
Dalam laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2026, PKB mencatat sejumlah capaian strategis, termasuk peningkatan perolehan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.
Pada Pileg 2024 lalu, suara PKB mencapai 141.176 suara, naik dari 134.361 suara pada 2019. Pun begitu di Pilkada Karawang.
PKB berhasil mengantarkan kemenangan pasangan Aep-Maslani dalam Pilkada Karawang dengan raihan 669.674 suara atau 55,3 persen dari total suara sah.
“Di bidang organisasi, PKB Karawang mulai menerapkan pendekatan berbasis data melalui Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP), termasuk digitalisasi database kader,” ujarnya.
“Digitalisasi database kader ini guna meningkatkan akurasi dalam pengambilan keputusan politik,” tambah Rahmat, yang juga anggota DPRD Provinsi Jabar ini.
Rahmat juga menegaskan, PKB akan memperkuat pelayanan sosial, salah satunya melalui pengoperasian ambulans GTD di setiap daerah pemilihan di Karawang.
Baca Juga: Data Terbaru BPS 2025: Rincian Jumlah Sekolah, Guru, dan Faskes di Kabupaten Karawang
Program ini, lanjut Rahmat, untuk membantu kebutuhan transportasi medis masyarakat secara gratis. Sehingga, masyarakat tidak perlu bingung ketika membutuhkan ambulans.
Kedepan, ada sembilan pilar kerja utama yang menegaskan empat identitas, yakni partai kader, partai massa, partai ide, dan partai pelayanan.
Pihaknya juga menaruh perhatian pada generasi muda, terutama kalangan milenial dan Gen Z, yang memiliki peran strategis dalam politik daerah.
“Generasi muda bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi harus menjadi aktor utama dalam komunikasi politik dan mobilisasi digital partai,” terang Rahmat.
Dengan semangat transformasi, PKB Karawang optimistis mampu berkembang menjadi partai yang semakin masyarakat percayai serta berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Ke depan, kami ingin PKB benar-benar hadir setiap hari di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum politik,” pungkas Rahmat. (asy)



