Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
Karawang
Trending

PLN & SMK Sehati Karawang Luncurkan Program Smart EV

KARAWANG, RAKA – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) terus mendorong peningkatan kompetensi generasi muda melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, PLN menghadirkan program Smart Electric Vehicle (Smart EV) di SMK Sehati Karawang, Selasa (8/9).

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang teknologi kendaraan listrik yang sejalan dengan upaya pemerintah mendorong penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan.

Kepala SMK Sehati Karawang Debi Rianti, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PLN melalui program tersebut. Menurutnya, program Smart EV memberikan manfaat bagi siswa maupun guru dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang kendaraan listrik.

“Program ini terkait konversi motor konvensional ke motor listrik. Sesuai dengan program pemerintah juga bahwa Indonesia harus go green, sehingga bisa mengurangi asap-asap kendaraan,”katanya, Selasa (8/9).

Ia menjelaskan, SMK Sehati Karawang merupakan sekolah yang berada di ring satu PLN sehingga mendapatkan dukungan melalui program TJSL. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Alhamdulillah, karena SMK Sehati Karawang merupakan ring satu dari PLN, kami mendapat bantuan sehingga bisa memberikan kebermanfaatan baik untuk siswa ataupun guru,” ujarnya.

Selain pembelajaran, SMK Sehati Karawang juga diarahkan untuk dapat memberikan layanan perawatan kendaraan listrik. Sekolah tersebut bahkan telah menjadi salah satu binaan PT Mitra Metal Perkasa sebagai bengkel binaan tipe B.

“Kalau seseorang memiliki motor listrik ataupun sepeda listrik yang ada masalah, baik itu di baterai ataupun kelistrikannya, bisa kami perbaiki dengan arahan atau bantuan dari perusahaan,” jelasnya.

Debi berharap program tersebut dapat mencetak lulusan yang memiliki kompetensi dan mampu memanfaatkan perkembangan kendaraan listrik sebagai peluang kerja maupun usaha.

“Kami ingin mencetak generasi dari teknik sepeda motor yang bisa mengonversi motor konvensional ke listrik. Ke depannya mereka bisa memiliki usaha sendiri ataupun memperbaiki dan melakukan maintenance motor listrik,”harapnya.

Sementara itu, Manager ULTG PLN Karawang Budiyono mengatakan, peluncuran Smart EV merupakan bentuk sinergi PLN dengan dunia pendidikan untuk mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.

“Tujuan utamanya kami bersinergi untuk mempersiapkan generasi anak bangsa, utamanya di Karawang, sehingga nantinya siap masuk dalam industri yang ada di Kabupaten Karawang,” ungkapnya.

Budiyono menambahkan, pengembangan kendaraan listrik juga sejalan dengan dorongan pemerintah terhadap pemanfaatan energi terbarukan. Peralihan dari kendaraan berbahan bakar minyak menuju kendaraan listrik diharapkan menjadi bagian dari upaya mendukung penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

“Pentingnya kita memiliki energi terbarukan. Salah satunya memindahkan penggunaan bahan bakar minyak menjadi energi terbarukan melalui baterai,” katanya.

PLN UIT JBT, lanjut Budiyono, berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan SMK Sehati Karawang dalam mengembangkan kompetensi siswa.

“Kami PT PLN UIT JBT Karawang siap terus berkolaborasi memastikan ke depannya anak-anak kita menjadi salah satu cikal bakal memajukan Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Perwakilan KCD Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Chaerudin, mengapresiasi program Smart EV karena dinilai mampu meningkatkan kompetensi siswa mengikuti perkembangan teknologi.

“Perkembangan teknologi terus berkembang. Kalau siswa-siswi kita tidak bisa mengikuti, akan kalah oleh yang lain,” katanya.

Menurutnya, kompetensi kendaraan listrik juga dapat menjadi nilai tambah bagi lulusan ketika memasuki dunia industri. Karena itu, program tersebut diharapkan terus dikembangkan dan dapat dibuktikan melalui kebutuhan dunia kerja.

“Harapannya terus dikembangkan dan dibuktikan ke industri yang membutuhkan bahwa mereka betul-betul punya kompetensi di bidang kendaraan listrik,” ujarnya.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan General Manager PT Mitra Metal Perkasa Bowo Sriraharjo. Ia menilai kolaborasi antara PLN dan SMK Sehati Karawang tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan kompetensi siswa, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Saya yakin dampaknya akan sangat luas. Selain dampaknya terhadap kompetensi siswa, tentunya nanti akan berdampak luas terhadap masyarakat di sekitarnya,” katanya.

Bowo mengatakan, pengembangan kendaraan listrik juga dapat mendukung upaya efisiensi energi dan pengurangan dampak lingkungan dari penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak.

“Dengan adanya subsidi konversi, harapannya kita bisa mengubah kendaraan BBM menjadi KBLBB. Ini akan berpengaruh terhadap efisiensi energi dan yang paling penting adalah lingkungan,” ujarnya.(zal)

Related Articles

Back to top button
neue online casinos