
PURWAKARTA, RAKA – Suasana sebuah minimarket di Kabupaten Purwakarta mendadak tegang setelah seorang pria diduga melakukan pemalakan terhadap warga dan mengaku membawa senjata tajam.
Situasi yang berpotensi membahayakan pengunjung maupun pegawai minimarket itu langsung ditangani polisi. Anggota Satlantas Polres Purwakarta, Aipda Asep Somantri, bergerak mengamankan pria tersebut sebelum situasi berkembang lebih jauh.
Pria itu kemudian diborgol dan diamankan untuk mencegah kemungkinan terjadinya tindakan yang dapat membahayakan orang-orang di sekitar lokasi.
Momen pengamanan tersebut sempat direkam oleh pegawai minimarket. Dalam rekaman terlihat petugas berada di lokasi dan memastikan pria yang diamankan tetap berada dalam pengawasan hingga situasi benar-benar terkendali.
Setelah pria tersebut berhasil diamankan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis samurai yang ditemukan berkaitan dengan kejadian tersebut.
Pria tersebut kemudian dibawa ke Polres Purwakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melakukan penanganan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan kesigapan personel di lapangan sangat diperlukan ketika menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan.
Menurut Tini, tindakan cepat petugas dilakukan untuk mencegah situasi yang awalnya terjadi di lingkungan masyarakat berubah menjadi gangguan keamanan yang lebih serius.
“Personel harus selalu sigap dan mampu mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan. Keselamatan masyarakat menjadi hal yang utama,” ujar Tini, Jumat (4/9/2026).
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi orang yang diduga membawa senjata atau melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan.
Tini meminta warga segera meminta bantuan kepolisian apabila menemukan kondisi serupa.
“Apabila masyarakat menemukan situasi yang berpotensi membahayakan, utamakan keselamatan dan segera menghubungi kepolisian agar dapat ditangani oleh petugas sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Menurut kepolisian, laporan dari masyarakat dapat membantu petugas bergerak lebih cepat ketika muncul potensi gangguan keamanan.
Kejadian di minimarket tersebut menjadi pengingat bahwa situasi yang awalnya terlihat biasa dapat berubah menjadi persoalan keamanan dalam waktu singkat, terlebih ketika melibatkan dugaan pemalakan dan senjata tajam.
Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada dan tidak mengambil risiko dengan menghadapi sendiri orang yang diduga membawa senjata.
Sementara itu, pria yang diamankan bersama barang bukti samurai tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polres Purwakarta. Polisi akan menentukan langkah hukum selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta yang ditemukan dalam penanganan perkara. (yat)



