Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain litespeed-cache dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rada4514/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain litespeed-cache dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rada4514/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121
Tanpa Bantuan Pemerintah warga Bangun Jalan Sendiri - Radar Karawang
Uncategorized

Tanpa Bantuan Pemerintah warga Bangun Jalan Sendiri

TEGALWARU, RAKA – Merasa kesal jalan di kampungnya tak juga dibangun, warga Kampung Kopi, Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru bersama aparatur desa secara swadaya membangun jalan sendiri. Jalan sepanjang 25 meter dengan lebar satu meter itu sangat dibutuhkan warga, terlebih anak-anak sekolah.

Saat ini jalan itu sulit dilintasi sudah licin kondisinya juga menanjak dan menurun. Sehingga dengan dilakukan pengecoran diharapkan tidak ada lagi anak sekolah yang seragamnya berlumpur lantaran terpeleset. “Jalan ini merupakan jalur lingkar yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Tegalwaru dan Pangkalan,” ucap Kaur Trantib Desa Kutalanggeng Heru Sonjaya, Jumat (25/1).

Sementara, kata Heru, untuk jembatan yang rencananya akan dibangun Pemerintah Kabupaten Karawang hingga kini belum tak kunjung dibangunkan.

Kepala Desa Kutalanggeng Yati Nurlitasari menambahkan anggaran yang digunakan untuk membangun jalan lingkar itu dilakukan secara swadaya. Dananya sebesar Rp 3,5 juta dengan panjang 25 meter. Namun, kades merasa masih kurang karena jalan itu bisa menjadi jalan penghubung ke arah jalur utama Badami-Loji, tepatnya di Desa Ciptasari Kecamatan Pangkalan. “Jika jalan terhubung, praktis warga akan dengan mudah mencapai wilayah perkotaan Karawang dengan melintasi jalan desa Ciptasari dan tidak perlu memutar hingga kiloanmeter ,” ucap Yati.

Untuk itu, kades berencana akan coba bahas kembali persoalan jembatan agar secepatnya Pemerintah Kabupaten Karawang bisa membangunnya. “Jembatan itu dulu pernah di kunjungi Wakil Bupati Karawang, tapi entah kenapa sampai sekarang belum dibangunkan,” ucap kades.

Saat ini jumlah warga di kampung itu mencapai 112 kepala keluarga dan semua berhak mendapatkan perlakuan sama yakni sama-sama merasakan dampak pembangunan. Namun hingga kini mereka masih mengeluhkan kesulitan untuk melakukan aktifitasnya. “Kami kerepotan jika akan pergi ke Loji karena harus melintasi sungai Cicaban. Mending kalau surut, ini sekarng lagi musim banjir,” tandasnya. (yfn)

Related Articles

Back to top button