
radarkarawang.id – Pasar Jumaah Purwakarta mengalami kebakaran hebat pada Jumat (21/3). Akibatnya sebanyak 169 kios dengan 69 diantaranya masih terisi, ludes dilahap si jago merah.
Meski tidak terdapat korban jiwa, kebakaran tersebut membuat para pedagang merugi dan kebingungan dalam mendapatkan penghasilan, terlebih menjelang lebaran Idul Fitri seperti saat ini.
Baca Juga : Pemkab Purwakarta Kerja Sama Sister City dengan Gurye
Para pedagang terdampak kebakaran dapat sedikit tersenyum usai mendapat tawaran solusi dari Bupati Purwakarta yakni Saepul Bahri Binzein saat mengunjungi lokasi kejadian pada Sabtu (22/3). Adapun solusi yang ditawarkan yakni agar para pedagang pasar direlokasi ke Mall Sadang Terminal Square (STS).
“Bangunan ini (Pasar Jumaah) nanti dirobohkan, seluruh area pasar akan diisolasi tidak boleh ada yang masuk ke area ini takut membahayakan. Nah, yang pada dagang kita pindahkan ke STS,” ujar Binzein di hadapan pedagang Pasar Jumaah, pada Sabtu (22/3).
Binzein juga memastikan bahwa para pedagang tidak perlu khawatir mengenai biaya sewa kios di Mall STS. Sebab, akan disediakan oleh pemerintah.
“Sewa lapak di STS nanti akan disediakan oleh pemerintah, jadi para pedagang tidak perlu memikirkan biaya sewa kios baru,” tambah Om Zein.
Tonton Juga : PENULIS PALING DISEGANI
Perihal kelanjutan pembangunan Pasar Jumaah pasca kebakaran, Binzein meminta waktu untuk merencanakan langkah selanjutnya dan meminta para pedagang untuk bersabar.
“Yang paling penting sekarang adalah pedagang bisa segera berjualan kembali,” tegasnya.
Selain itu, ia juga berjanji akan membantu pedagang yang kekurangan modal untuk memulai kembali usaha mereka setelah terjadi kebakaran.
“Bagi yang membutuhkan modal belanja, Om Zein akan pikirkan solusi untuk itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diketahui kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di Blok A bagian belakang pasar sekitar pukul 08.00 WIB.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil tangki air milik Distarkim Purwakarta dikerahkan untuk memadamkan api. Alhasil api baru berhasil dipadamkan pada Pukul 11.00 WIB. (yat)