
Mantan Istri Ahok, Veronica Tan, resmi bergabung dengan kabinet Merah Putih. Veronica Tan resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
“Veronica Tan SE RS, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” kata Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu (20/10).
Profil Veronica Tan
Veronica Tan dikenal sebagai mantan istri Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Veronica Tan yang kini resmi sebagai Wamen PPPA ini ternyata kelahiran Medan, Sumatera Utara, pada 4 Desember 1977. Ia memiliki tiga anak dalam pernikahannya dengan Ahok, yakni Nicholas Sean Purnama, Nathania Berniece Zhong, dan Daud Albeener Purnama. Dirinya meruapakan alumni Universitas Pelita Harapan. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) di Jakarta. Selain itu, ia juga dikenal peduli terhadap isu perempuan dan anak.
Selama menjabat sebagai Ketua PKK DKI Jakarta, Veronica memimpin berbagai program kesejahteraan keluarga, terutama yang ditujukan untuk perempuan. Setelah bercerai dengan Ahok, lini bisnisnya yang cukup besar hingga saat ini adalah bisnis daging sapi impor yang diberi nama Aplha Agro Indonesia yang dirintis sejak 2018 lalu. Bisnis tersebut saat ini telah merambah beberapa wilayah di Indonesia mulai dari Bali, Surabaya, Banjarmasin, hingga Medan. Tak hanya bisnis makanan, Veronica juga membangun lini bisnis di bidang kesehatan yang fokus utamanya adalah home care service. Bisnis yang diberi nama Love Care ini dibangun pada 2019 lalu. Bisnis ini menawarkan berbagai layanan, mulai dari baby sitter hingga menjaga orang sakit yang dilakukan oleh para tenaga profesional bersertifikat.
Punya fokus pada perempuan dan anak
Nama Vero sendiri telah dikenal akan fokusnya terhadap perempuan dan anak. Saat menjadi Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, misalnya, ia memimpin berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, utamanya yang menyasar perempuan. Vero mendorong pemberdayaan ekonomi bagi perempuan melalui pelatihan keterampilan. Ia juga mempromosikan kesehatan ibu dan anak. Vero juga menaruh perhatian pada anak dengan mendirikan Yayasan Waroeng Imaji. Organisasi non-profit ini dibuat khusus untuk mendukung anak-anak yang tinggal di rumah susun di kawasan Jakarta. Dia bahkan pernah mengajak 200 anak yang tinggal di rusun untuk tampil dalam operet berjudul Aku Anak Rusun-Selendang Arimbi. Operet ini merupakan cara Veronica mendorong impian anak-anak yang memiliki minat dalam seni teater, musik, dan pertunjukan. Veronica juga pernah menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Jakarta.Lewat organisasi ini, Vero berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang deteksi dini penyakit kanker, utamanya kanker serviks dan payudara yang kerap menyerang perempuan. (psn)