Penyebaran Covid-19 Terus Turun, Protokol Kesehatan Mulai Diabaikan

VAKSINASI COVID-19: Salah seorang warga divaksin Covid-19 untuk menghindari penyebaran virus corona.

CIKAMPEK, RAKA- Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karawang terus mengalami penurunan. Hingga, Senin (18/10), tersisa dua orang yang masih perawatan dan dua orang kasus baru. Meski Karawang masih level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tapi angka kasus penyebaran Covid-19 semakin rendah. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang, Senin (18/10), terkonfirmasi positif sebanyak 2 orang, masih perawatan 2 orang dan isolasi mandiri 7 orang. Sementara tidak ada yang meninggal, tren baik ini harus terus dipertahankan. Walaupun terus mengalami penurunan, masyarakat harus tetap waspada karena Covid-19 masih ada.

Sayangnya, melihat tren penyebaran Covid-19 ini yang terus mengalami penurunan, masyarakat seolah terlena. Protokol kesehatan mulai jarang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Banyak masyarakat yang keluar rumah tidak menggunakan masker. “Lupa saya gak bawa masker, tapi sekarang mah sudah jarang coronanya juga, jadi jarang yang menggunakan masker,” kata Asep (39), salah seorang pengunjung Pasar Cikampek, Senin (18/10).

Hanya saja, lanjutnya, dia mengaku tetap waspada dan masih rutin cuci tangan ketika masuk ke dalam rumah setalah beraktivitas di luar. “Tapi sebelum masuk ke rumah, saya suka bersih-bersih dulu. Untuk menjaga kebersihan,” paparnya.
Keberadaan Karawang yang masih di level 3, aktivitas masyarakat pun belum sepenuhnya bebas. Bahkan untuk peringatan hari besar pun diminta tidak dilaksanakan secara gebyar dan tidak digelar di jalanan sampai harus menutup jalan. “Tadi ada imbauan dari pembina, katanya untuk peringatan Maulid Nabi jangan dilaksanakan di luar ruangan, apalagi sampai menutup jalan. Dilaksanakannya harus di dalam masjid, dengan kapasitas 50 persen jamaah,” kata salah seorang ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Purwasari, Santoso.

Dia berharap, kegiatan peringatan hari besar Islam bisa dilaksanakan secara meriah dan banyak mengundang jamaah. “Masih ada waktu, mudah-mudahan levelnya bisa turun lagi supaya kegiatan bisa meriah,” ujarnya. (asy)