Seminggu Tiga Kali Kecelakaan

RAWAN KECELAKAAN: Salah seorang pengendara akan menyeberang jalan di ujung jembatan Simpang Jomin Kotabaru. Di lokasi ini rawan kecelakaan terutama melibatakan pengguna sepeda motor.

Jembatan Simpang Jomin Diminta Dipasangi Rambu

KOTABARU, RAKA – Jalan Raya Simpang Jomin, Kecamatan Kotabaru rawan kecelakaan. Hal tersebut dipicu karena tidak adanya rambu-rambu lalu lintas. Salah satu warga Desa Pangulah selatan Hajarudin mengatakan, kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Jomin sering terjadi khususnya kendaraan roda dua. Kecelakaan bisa terjadi tiga sampai empat kali dalam satu minggu. “Bahkan dulu sampai ada yang tidak sadarkan diri, cuma warga sekitar langsung membawa ke rumah sakit,” ucapnya, kepada Radar Karawang, Selasa (3/8).

Ia menambahkan, titik rawan kecelakaan yaitu berada ujung jembatan, pengendara dari arah Cikampek menuju kantor Desa Jomin Timur sering melintasi jembatan terlebih dahulu sehingga harus putar arah setelah jembatan di mana titik tersebut merupakan arus cepat kendaran lain dari arah bawah fly over tersebut. “Padahal tidak usah naik jembatan dulu, artinya bisa langsung ke kanan untuk menuju arah kantor Desa Jomin Timur, cuma masih banyak pengendara yang melintas jembatan terlebih dahulu karena tidak tahu betul lalu lintas di arah sana,” tambahnya.

Hajarudin mengaku, untuk menekan potensi lakalantas di wilayah tersebut, seharusnya petugas memasang rambu-rambu sebelum fly over atau memberikan pembatas diujung jembatan sebagai tempat pengendara saat hendak melakukan putar arah. “Minimal kalau ada rambu-rambu warga juga bisa lebih hati-hati, khususnya bagi warga luar daerah yang belum tahu kondisi lalu lintas disitu,” akunya.

Sementara itu Kabid Lalu lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang Ade S mengungkapkan, ruas jalan tersebut merupakan kewenangan pusat, sarana dan prasarana yang harua dipasang di jalan tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah pusat, namun pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian perhubungan melalui BPTD IX Wilayah Jawa Barat. “Nanti setelah PPKM juga kita kan bergeser ke lokasi untuk memantau kondiai di jalan tersebut, kalau memang haru dipasang rambu-rambu, akan kita ajukan nanti,” pungkasnya. (mal)