32 ODP Ikut Rapid Test Corona

KONPERS : Satgassus Covid-19 Purwakarta saat memberikan keterangan perkembangan terbaru virus corona di Purwakarta.

PURWAKARTA, RAKA – Sebanyak 32 orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang terindikasikan memiliki gejala mengarah Covid-19 mengikuti rapid test. Hal ini dilakukan sebagai upaya mempercepat penanganan wabah virus corona di Kabupaten Purwakarta. “Uji coba rapid test dilakukan pada orang dengan status ODP berdasarkan data yang telah terkonfirmasi oleh pemerintah provinsi Jawa Barat. Uji coba test ini dilakukan pada ODP yang telah dilaporkan kepada pemprov, nanti secara bertahap akan dilakukan ke yang lainnya,” kata Perwakilan Satgassus Covid-19 Purwakarta, Elitasari Kusuma Wardani, pada rilis perkembangan penanggulangan dan pencegahan Covid-19 di wilayah Purwakarta, Selasa (31/3).

Menurutnya, rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus corona.

Dengan kata lain, bila antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, artinya tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh virus corona. Namun, perlu diketahui, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu. “Jadi, rapid test hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus corona atau Covid-19. Kita harap dengan uji coba ini, bisa mempercepat proses penanggulangan covid-19 di Purwakarta,” tuturnya.

Dia katakan, berikutnya, terjadi penambahan ODP di wilayah Kabupaten Purwakarta sebanyak 2 orang dengan riwayat perjalanan migrasi dari luar kota dan dari luar negeri. Dan terdapat pengurangan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1 orang karena telah selesai masa perawatannya, namun bagi pasien tersebut juga diharuskan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. “Jadi, ODP berjumlah 166 orang, PDP 5 orang dan positif tetap 1 orang. Kami tegaskan, berdasarkan pemeriksaan, untuk di Purwakarta belum ada yang meninggal dunia akibat corona,” kata Elitasari.

Sebagai catatan, Satgassus Covid-19 Purwakarta juga menyatakan, saat ini kondisi Purwakarta relatif aman, belum masuk zona merah maupun transmisi lokal penyebaran Covid-19. “Satgassus juga melakukan pengetatan arus lalulintas pada jalur yang memasuki Purwakarta, disinfeksi tempat umum masih tetap kita laksanakan dan tetap melakukan phisycal distancing untuk pencegahan penyebaran covid-19,” pungkas Elitasari. (gan)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *