Hewan Endemic Antraks Divaksin

PURWAKARTA, RAKA – Sudah 10 tahun penyakit antraks tidak lagi ditemukan di Purwakarta. Meski demikian, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Purwakarta, tetap melakukan vaksin terhadap hewan yang ada di wilayah endemic antraks.

Ade Muhamad Amin, Sekretaris Dinas Perikanan dan Peternakan mengatakan, pihaknya sudah melakukan vaksinasi antraks yang berada di daerah endemic antraks meliputi Kecamatan Cibatu, Campaka, Bungursari, BBC, dan Maniis. “Untuk sekarang tidak ada antrak, sudah 10 tahun lebih. Terakhir kasus itu kasus burung unta, itu juga tahun 98,” jelas dia.

Dijelaskannya, untuk proses pemberian vaksin antrak tidak diperbolehkan diluar daerah endemic antraks karena bisa mengakitbakan penyakit. “Untuk pemberian vaksin antrak tahap satu pada bulan Januari dan Februari kalau tahap dua Juli dan Agustus,”imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya juga melakukan pembinaan kesehatan dengan membentuk puskeswan di Ciwangi. “Bukan hanya di kantor saja, kebanyakan kegiatan dilapangan. Ada juga masyarakat yang datang untuk perawatan hewan ternaknya,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Ade, program Citarum Harum merupakan program nasional untuk membuat sungai citarum kembali bersih. “Untuk sekarang lagi perikanan kegiatan Citarum Harum, supaya memfungsikan kembali air citarum jernih,” jelas dia, kepada wartawan.

Dia juga mengatakan, perihal Citarum Harum tersebut akan membahas juga tentang pembenahan kolam jaring apung (KJA) di daerah Jatiluhur dan Cirata. “Untuk pembersihan bahasa di perpres tidak ada bersih KJA, menzerokan KJA harus bertahap. Kalau menyangkut usaha pembersihan susah harus beres, kewenangannya dilimpahkan ke Satgas Pangdamjaya,” jelas dia.

Dia juga mengatakan, untuk perihal kordinasi dengan Dandim sudah dilakukan karena diskanak masuk dalam sub bagian Satgas Citarum Harum. “Kalau kordinasi jelas, kita hanya sebatas teknis sosialisasi Citarum Harum. Tidak sedikit juga KJA yang ada jumlahnya ribuan, Kalau di daerah Cirata kan menyangkut tiga kabupaten jadi Pangdam yang mengakomodir,” pungkasnya. (ris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here