Jangan Longgar Protokol Kesehatan,Penyebaran Covid-19 Terus Meluas

VAKSIN COVID-19: Tidak hanya dewasa, anak-anak juga divaksin Covid-19. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 terutama di kalangan anak-anak.

PURWAKARTA – Kasus positif Covid-19 mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat diminta tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, meminimalisir penyebaran yang terus meluas.
Satgas Covid19 Wahyu Wibisono menuturkan, masyarakat harus selalu mematuhi protokol kesehatan, agar bisa meminimalisir penularan Covid-19. “Jaga jarak, jangan berkerumun, selalu cuci tangan dan jangan lupa memakai masker,” jelas Wibi baru-baru ini.
Untuk mengantisipasi lonjakan persebaran Covid-19, pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Purwakarta melakukan langkah-langkah cepat guna meminimalisir lonjakan Covid-19. “Satgas sudah membuat surat edaran kepada perushaan-perusahaan, pengelola pariwisata ,ritel, agar mengaktifkan kembali Satgas Covid-19 di tiap perusahaan, serta melaporkan perkembangan apabila terdapat karyawan yang terkonfirmasi Covid-19,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengungkapkan, BOR di Purwakarta sudah mencapai sekitar 30 persen. Total bed dari 10 rumah sakit berjumlah 303 bed, sekarang sudah tersisi sekitar 133 bed. “Jika melihat data hari ini, banyak yang isoman dengan gejala ringan, artinya omicron ini gejalanya lebih ringan dibandingkan dengan varian delta,” ujar Ambu Anne.
Kata Ambu Anne, untuk memastikan bahwa di Kabupaten Purwakarta sudah ada yang terkonfirmasi omicron atau belum, sejauh ini Pemkab Purwakarta belum memiliki fasilitas atau alatnya. “Kita belum punya alat untuk mendeteksi apakah ini varian omicron atau varian delta, tapi secara prinsip kalau orang sudah kena satu varian, varian yang lain tidak akan masuk. Kalau melihat perkembangannya jelas adalah varian omicron, dan kalau melihat gejala klinis yang terjadi dari kasus aktif yang sekarang itu banyak yang gejala ringan. Saya menyimpulkan walaupun secara lab belum dikemukakan, saya yakin ini sepertinya banyaknya adalah omicron karna meliha gejalanya ringan,” katanya.
Ambu Anne juga berharap agar masyarakat tetap waspada, karena penyebaran omicron dua kali lebih cepat daripada varian delta, maka yang paling penting adalah penerapan prokes 5M dan 3T. (pjs/gan)