Polres Purwakarta Bentuk Tim Siber

PURWAKARTA, RAKA– Guna mengantisipasi berita hoax dan kampanye hitam di media sosial pada tahapan Pemilu 2019 mendatang, jajaran Polres Purwakarta bentuk tim siber. Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi AB mengatakan, penyebaran hoax dan kampanye hitam menjadi atensi kepolisian. Mudahnya akses informasi di dunia maya harus disaring. Sebab, informasi tersebut harus terus diuji kebenarannya. “Kami bentuk tim siber untuk menyaring informasi di internet. Tim tersebut bekerja selama 24 jam setiap hari. Informasi yang bersinggungan dengan Pemilu kami pantau,” ujar Kapolres usai apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata, di Mapolres Purwakarta, Rabu (19/9).

Nantinya tim berupaya memastikan informasi dan berita yang beredar benar-benar sesuai fakta di lapangan. “Masyarakat sangat mudah mengakses infromasi. Jangan sampai berita bohong yang dibaca,” katanya.

Kapolres menambahkan, Polisi tidak segan-segan menindak pihak yang secara sengaja menyebarkan berita bohong. Sanksi pidana juga sudah menunggu jika terbukti menyebar berita hoax yang dapat merugikan pihak tertentu. “Informasi di medsos sangat mudah mempengaruhi seseorang. Apalagi, pada momen pilkada sensitivitas meninggi. Jika ada informasi yang menyerang suatu kelompok, bisa menimbulkan perpecahan,” katanya.

Selain membentengi masyarakat dari berita bohong, lanjut Twedi, Polisi juga meminta masyarakat untuk bijak membaca infromasi dari medsos. Jika ada berita yang menyerang atau mendiskreditkan seseorang, diminta tidak langsung diterima. Sebab, belum tentu berita tersebut benar. “Apa pun informasi yang diterima di medsos jangan langsung diterima. Apalagi sampai tersulut emosi,” pungkasnya. (gan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here