Ratusan Pelajar SMK Taruna Sakti divaksin

DIVAKSIN: Para pelajar SMK Taruna Sakti Purwakarta sedang diskrining sebelum divaksin, kemarin.

PURWAKARTA,RAKA – Menyambut pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) pada gelombang ketiga nanti, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Taruna Sakti Purwakarta melakukan berbagai persiapan protokol kesehatan, salah satunya vaksin terhadap para pelajar di sekolah tersebut.

Kepala SMK Taruna Sakti Purwakarta Yayang Gilang Sonjaya mengungkapkan, sebanyak 250 siswa di SMK Taruna Sakti Purwakarta sudah melaksanakan vaksinasi untuk dosis pertama. “Kemari 8 September 2021, dari total sebanyak 310 siswa yang sudah divaksin itu ada sebanyak 250 siswa, jadi ya sudah sekitar 87 persen,” ujar Gilang, Kamis (9/9).
Ia mengungkapkan, program vaksinasi ini dikerjasamakan antara SMK Taruna Sakti Purwakarta dengan Puskesmas Mulyamekar, untuk mempersiapkan PTM serentak gelombang 3 yang akan dilakukan oleh SMK Taruna Sakti Purwakarta. “Pada prinsipnya program ini pun mendapatkan dukungan penuh dari cabang Dinas Pendidikan wilayah 4, Pokja percepatan vaksinasi wilayah 4,” ujarnya.

Saat ini, kata Gilang, pihak sekolah terus berusaha melindungi warga sekolah dari paparan virus Corona, dan memberi rasa aman kepada seluruh warga sekolah terutama guru dan juga siswa. Ketika belajar tatap muka dilaksanakan, lanjut dia, semua siswa bisa merasa nyaman dan aman karena sudah mendapatkan vaksinasi.
“Untuk para tenaga pendidik di SMK Taruna Sakti Purwakarta sudah divaksin semua, penjaga sekolah juga udah divaksin. Alhamdulillah pelaksanaan ini sesuai dengan proses dan juga sesuai dengan standarisasi vaksinasi,” jelasnya.

Vaksinasi ini, lanjut Gilang, sebagai upaya percepatan menghadirkan herd immunity di kalangan pelajar untuk hadapi program PTM terbatas pada gelombang ketiga nanti. “Tentunya kami harus lebih mengedepankan keselamatan para anak. Mudah-mudahan dengan dilaksanakan vaksinasi di SMK swasta ini menjadi barometer, untuk bisa memberikan motivasi kepada sekolah swasta lainnya,” katanya.

Selain vaksinasi Covid-19, Gilang menambahkan, sekolah juga sudah memiliki sarana penunjang seperti wastafel di setiap tempat, Satgas Covid-19 tingkat sekolah, dan memiliki jalur keluar-masuk bagi siswa yang diberi batas. “Alhamdulillah masalah protokol kesehatan kami sudah siapkan sebaik mungkin. Sesi belajar pun sudah diatur dengan mengadakan pembelajaran dua sesi dengan masing-masing per kelas, diisi oleh 18 siswa atau 50 persen kapasitas sesuai aturan,” ujarnya.
Dirinya berharap, ikhtiar vaksinasi ini, bisa mempercepat pembelajaran tatap muka. Apalagi, para siswa sudah rindu bersosialisasi di ruang sekolah. “Semoga pembelajaran tatap muka di SMK Taruna Sakti Purwakarta bisa segera terlaksana. Sebab, para siswa pun sangat rindu sekolah,” pungkasnya. (gan)