Ratusan Warga Terjaring Operasi Yustisi

DISIDANG : Sejumlah pelanggar protokol kesehatan tengah disidang oleh tim Gugus Tugas Purwakarta. Warga yang kedapatan melanggar, dikenakan sanksi sosial dengan menggunakan rompi khusus.

PURWAKARTA, RAKA – Operasi yustisi terhadap warga yang tidak mengenakan masker dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dan menjalankan amanat Perbup Nomor 198 Tahun 2020 tentang pemberian sanksi administratif terhadap pelanggar protokol kesehatan dalam masa PSBB dan AKB di Purwakarta, terus digelar.

Seperti terlihat di Taman Pembaharuan, Jalan baru, Purwakarta, Rabu (16/9) para petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP serta Pemerintah Kabupaten Purwakarta melakukan imbauan dan penindakan terhadap warga yang tak menggunakan masker.

Selain diberi peringatan, para pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor dan pengguna angkutan umum yang kedapatan tidak menggunakan masker diberikan sanksi sosial seperti menyanyikan lagu kebangsaan, membaca teks pancasila dan memungut sampah.

Kepala Bidang Penegakkan perundang-undangan daerah (Gakda) Satpol PP Purwakarta, Iman Sukmana mengatakan, dengan operasi yustisi ini mudah-mudahan terus menekan penyebaran Covid-19 di Purwakarta. “Jadi pelanggaran 846 pelanggar dari 806 diberikan teguran tertulis dan 40 pelanggar diberikan sanksi sosial. Artinya dari hari ke hari pelaksanaan kegiatan ini terus menurun targetkan seperti itu. Jadi bukan semakin banyak semakin bagus tapi semakin menurun,” ujar Iman, saat ditemui di sela-sela kegiatan operasi yustisi, Rabu (16/9).

Diktahui, lanjut dia, saat ini masuk dalam kategori zona kuning setelah sebelumnya masuk dalam zona orange. Dijelaskanya, operasi ini ditujukan untuk masyarakat umum sesuai dengan apa yang tercantum dalam Perbup. Apabila masyarakat tidak menggunakan masker di ruang publik, pihaknya akan memberikan sanksi administratif. “Adapun penerapan sanksi administratif yaitu sanksi ringan, sanksi sedang dan sanksi berat. Untuk saat ini pihaknya masih menerapkan sanksi ringan berupa pemberian surat teguran secara tertulis,” kata Iman.

Operasi gabungan ini, tambah Iman, juga sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tertib dalam menerapkan protokol kesehatan serta memberikan masker kepada mereka yang melanggar setelah dicatat terlebih dahulu. “Jika masyarakat masih tetap melanggar setelah diperingati, maka akan diberikan sanksi sedang berupa jaminan kartu identitas dan sanksi sosial dengan memberikan rompi untuk selanjutnya membersihkan area publik agar memberikan efek jera,” pungkasnya. (gan)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *