Si Jago Merah Mengamuk, 15 Menit 5 Kelas SMPN 10 Purwakarta Habis Terbakar

PURWAKARTA, RAKA– Lagi, si jago merah ngamuk di Purwakarta, kali ini kebakaran hebat menghanguskan lima ruang kelas SMP Negeri 10 Purwakarta yang berada di Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Purwakarta, Rabu (8/8). Belum di ketahui penyebab pasti terbakarnya sarana belajar tersebut, namun dugaan sementara kebakaran itu berasal dari percikan api korsleting listrik yang kemudian membakar atap ruangan yang terbuat dari injuk.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu terjadi pada pukul 15.30 WIB, di mana api tiba-tiba timbul dari ruangan atap kelas, api dengan cepat merambat ke bangunan sekolah karena tiupan angin yang cukup kencang. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu sebab ruangan dalam keadaan kosong, hanya saja seluruh bangunan kelas tak tersisa.

 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono mengatakan, setelah mendapatkan informasi ada kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan satu unit pemadam kebakaran dan tiba kurang dari 15 menit. “Iya kejadiannya pada pukul 15.30, dikarenakan lokasi yang jauh dari jalan raya membuat kami kesulitan untuk menempatkan mobil pemadam kebakaran, api bisa dijinakan 45 menit kemudian,” ujar Wibi, Rabu (8/8).

 

Ia memastikan, tak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut, dan untuk jumlah kerugian belum bisa ditaksirkan.”Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi sampai akhirnya api benar-benar bisa dipadamkan,” ujarnya.
Peristiwa yang mengegerkan warga sekitar dan pelajar itu terjadi pada saat tengah berlangsung kegiatan belajar mengajar berlangsung.

 

Kepala Sekolah SMPN 10 Purwakarta, Hj Neneng M Fatimah, menceritakan, kejadian tersebut pada pukul 15.30 WIB, dalam 15 menit api langsung melahap 5 ruang kelas. “Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik kemudian, karena disitu bangunannya dari bambu atap nya dari injuk, dari kayu juga. Ditambah saat ini sedang musim kemarau begini akhirnya,”ujarnya.

 

Ia mengatakan, api cepat menyebar dengan angin yang sangat besar, sehingga dalam hanya 15 menit saja 5 bangun kelas sudah habis. “Kebetulan ruang tersebut sudah tidak dipakai karena rencana mau direhab oleh Dinas Pendidikan pada tahun ini. Para guru dan siswa berusaha memadamkan api dengan alat sederhana, namun tidak mampu. Sehingga kami pun meminta bantuan pemadam kebakaran Kabupaten Purwakarta,” ujarnya.

 

Sekitar 30 menit kemudian, setelah tim pemadam yang dibantu aparat kepolisian dan warga, berhasil melokalisir menjalarnya kobaran api, hingga api berhasil dipadamkan. “Untuk penyebab kebakarannya masih dilakukan pemeriksaan oleh polisi, hasilnya pun masih belum kita ketahui. Namun menurut pihak kepolisian, dugaan Sementara dari konsleting listrik,” pungkasnya. (gan)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *