Sinkronkan Data Covid-19

HARUS SESUAI: Rapat sinkronisasi terkait data dan penanganan covid-19.

PURWAKARTA, RAKA – Sembilan liaison officer (LO) yang bertugas menyinkronkan data dan penanganan Covid-19 di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Purwakarta dikumpulkan. Rapat koordinasi pelaporan kondisi kecamatan terkait data dan penanganan Covid-19, digelar di Bale Maya Datar, Rabu (4/8). Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, data dari daerah harus sinkron dengan data provinsi dan pusat. “Harus dipastikan data tersebut sinkron, karena data tersebut sangat penting untuk mengambil suatu kebijakan dalam penanganan Covid-19,” ujarnya.

Menurutnya, data juga dapat menggambarkan kondisi dari suatu daerah, salah satunya dalam penentuan zona level kewaspadaan seperti zona merah, oranye dan hijau pada setiap kabupaten/kota.
Anne berharap seluruh LO yang bertugas di luar tugas atau tupoksinya masing-masing. Dikatakannya, pembentukan LO bertujuan untuk membantu Satgas Covid-19 dan pemerintah daerah dalam pencantuman data yang valid sesuai dengan kondisi yang ada di masyarakat.
“Kepala OPD juga ikut dilibatkan untuk menjadi garda terdepan dalam suksesi penanganan Covid-19. Selain itu, kami juga menghimbau kepada para ASN agar tidak membuat asumsi atau informasi yang tidak benar mengenai Covid-19,” imbuhnya.

Dia juga mengungkapkan, pemerintah bersama tim satgas terus berupaya untuk meningkatkan tracing dan testing agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 yang begitu luas. Untuk laporan LO di desa maupun kecamatan terkait tracing, format datanya sudah disesuaikan untuk nantinya dilaporkan ke pusat.
“Khusus camat dan para LO harus melakukan monitoring dan koordinasi terkait data di setiap kecamatan dan desa.

Selain itu, harus dibentuk tim treater terkait data, terutama saat pelaksanaan PPKM ini. SK pembentukan tim treater nantinya akan diatur oleh koordinator setiap desa dan kecamatan,” tuturnya. Kemudian terkait vaksinasi Covid-19, masyarakat dapat mengaksesnya melalui aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik (SMILE). Aplikasi SMILE ini memantau secara real time logistik rantai vaksin dan penyimpanannya di seluruh titik penyedia vaksin dari provinsi hingga tingkat puskesmas dan rumah sakit. (gan)