Siswa SMAN 1 Purwakarta Ngobrol Santai Bareng Menteri BUMN

SANTAI: Menteri BUMN Erick Thohir hadir di kegiatan ngobrol santai bersama siswa SMAN 1 Purwakarta.

PURWAKARTA, RAKA – Vu Chit Chat kembali menggelar kegiatan obrolan santai bersama siswa SMAN 1 Purwakarta. Selain artis pemain film serial Bad Boys vs Crazy Girls, Menteri BUMN Erick Thohir ikut hadir dan memberikan motivasi siswa pada kegiatan tersebut.
Pada awal kegiatan, Vu chit chat mempersembahkan lagu-lagu yang dibawakan oleh artis cilik Zahra Leola, hal itu membuat ratusan siswa SMAN 1 Purwakarta ikut merasakan hangatnya euforia pada kegiatan tersebut.
Setelah itu, Menteri BUMN Erick Thohir memberikan motivasi kepada siswa SMAN 1 Purwakarta, bahwa perkembangan teknologi, diantaranya media sosial dan banyak lainya bisa menjadi ladang potensi besar jika dimanfaatkan secara baik.
Contohnya, perkembangan dunia game yang dapat menghasilkan banyak finansial. Namun untuk di Indonesia, masih minimnya sumberdaya manusia yang bisa menciptakan game kelas dunia. “Artinya perlu ditekankan bahwa sekolah harus mulai bisa mengarahkan siswa untuk berinovasi menciptakan prodak teknologi kelas dunia,” katanya, saat mengisi motivasi.
Selain itu, kegiatan chit chat juga mengisi sesi tanya jawab dengan Erick Thohir dan Dua pemain serial Bad Boys vs Crazy girls yaitu Zenia Zein dan Montserrat Gizelle. Tanya jawab tersebut meliputi seputar pengalamanya selama masa sekolah.
Bahkan Erick Thohir yang saat ini duduk di kursi menteri BUMN pun pernah mengalami kenakalan remaja saat masa sekolah, mulai bolos sekolah sampai kegiatan tawuran. Sehingga mendapat hukuman dari pihak kepolisian. Hal itu disampaikan untuk memberikan contoh bahwa perilaku tidak baik secara otomatis akan memberikan dampak tidak baik.
Setelah berbagai kegiatan tersebut selesai, kegiatan juga ditutup dengan persembahan lagu dari Zahra Leola. Selain itu, Kepala SMAN 1 Purwakarta Titin Kuraesin juga menyampaikan, melalui kurikulum merdeka siswa sudah diarahkan untuk meningkatkan potensinya di bidang teknologi, bahkan fasilitas teknologi milik sekolah terus dilengkapi sehingga dapat menunjang kebutuhan siswa.
“Sekarang siswa harus melek teknologi, dengan fasilitas yang ada, kita akan terus upayakan agar siswa lebih canggih di bidang teknologi,” pungkasnya. (mal)

Tinggalkan Balasan