Stok Darah di PMI Masih Aman

TEMPAT DARAH : Ketua PMI Purwakarta saat menunjukan tempat penyimpanan labu darah. Diperkirakan upaya pencegahan kegiatan ramai-ramai berpengaruh pada stok darah Palang Merah Indonesia ke depan.

PURWAKARTA, RAKA – Hingga saat ini jumlah stok darah di PMI Purwakarta masih aman. Hal itu disampaikan Kepala Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Kabupaten Purwakarta Dr Fatah.
“Masih aman ada sekitar 253 labu darah stok di kita dan itu masih cukup untuk satu bulan ini,” kata Dr Fatah ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/3).

Dr Fatah mengatakan, adanya kebijakan Pemkab yang telah melakukan penundaan kegiatan yang sifatnya mengundang massa seperti menutup sementara tempat wisata serta aktivitas belajar mengajar dilakukan di rumah, tak berpengaruh besar terhadap donor darah. “Kami dari PMI Purwakarta mendukung Kebijakan Pemerintah dalam melakukan pencegahan covid-19 ini dan PMI akan bersama-sama dengan pemerintah untuk melakukan pencegahan tersebut,” katanya.

Meski begitu, ada beberapa instansi dan perusahaan yang yang meminta penundaan kegiatan donor darah selama dua pekan ke depan. “Ya tidak masalah karena ini untuk kepentingan bersama untuk mencegah penyebaran virus tersebut,” katanya.

Biasanya, dalam satu kali kegiatan jemput bola galang donor darah, UPTD PMI bisa mendapat 150 hingga 200 labu. “Ya memang adanya virus bisa berdampak pada stok darah untuk ke depannya,” katanya.

Sementara Ketua PMI Purwakarta Lalam Martakusuma mengatakan, sebagai langkah pencegahan terjadinya zero darah, pihaknya bakal melayangkan surat pemberitahuan kepada rumah sakit yang ada di Purwakarta agar melakukan donor pengganti jika ada permintaan darah. “Antisipasinya seperti itu, jadi ketika ada permintaan darah, kita sarankan ada dari keluarga atau kerabat pasien untuk melakukan donor darah atau donor darah pengganti,” ujarnya.

Dirinya pun mejelaskan, masyarakat yang berniat untuk melakukan donor darah tak perlu takut. “Sebab sebelum donor pasti diperiksa dulu kondisi tubuhnya jika sedang sakit atau kurang vit maka tak bisa melakukan donor darah,” ujarnya. (gan)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *