RADAR PURWAKARTA

Survei LSI : 64 Persen Publik Inginkan Bupati Baru

PURWAKARTA, RAKA – Berdasarkan hasil survey Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Denny JA terkait dengan preferensi pemilih warga Purwakarta terhadap sejumlah kandidat yang akan maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) Purwakarta pada November 2024 mendatang, diketahui bahwa sebesar 64,8 persen mayoritas publik di Purwakarta menginginkan adanya bupati baru.
“Survei dilakukan dari tanggal 9 sampai 16 Juni 2024, dengan menggunakan metodologi standar multistage random sampling melalui wawancara tatap muka kepada 440 respondendengan margin of error 4,8 persen,” ucap Direktur Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah dalam konferensi pers di Prime Plaza Hotel Purwakarta, Kamis (4/7).
Menurutnya, temuan survei terbarunya itu memberi pesan kuat adanya keinginan mayoritas publik di Purwakarta untuk adanya perubahan. Dengan kata lain, mayoritas publik tersebut tidak ingin dipimpin kembali oleh bupati lama. “Data survei ini tentu saja menjadi kabar gembira buat para kandidat pendatang baru yang ingin berkontestasi di Pilbub Purwakarta. Dan sebaliknya kabar buruk buat Bu Anne sebagai petahana,” ujarnya.
Toto mengungkapkan, selain kabar tersebut, saat ini juga terdapat kabar kurang mengenakan yang kedua terhadap mantan Bupati Purwakarta, Anne. Kabar tersebut terlihat dari tingkat kepuasaan publik terhadap kinerja incumbent yang masih belum menembus 70 persen. Hal itu dikategorikan olehnya sebagai kabar kurang mengenakan sebab, berdasarkan dari pengalamannya melakukan survei hingga saat ini, incumbent yang ingin kembali terpilih, harus memiliki kepuasan publik terhadap kinerjanya diatas 70 hingga 80 persen. “Kandidat petahana yang tingkat kepuasan terhadap kinerjanya hanya 60 peresn, apalagi dibawah 50 peresn biasanya itu tanda-tanda incumbent berat untuk terpilih kembali,” ungkapnya.
Sementara itu, lanjut Toto, jika merujuk kepada data elektabilitas para kandidat bakal calon Bupati Purwakarta, yang memiliki potensi terbesar mendapatkan keuntungan dari ketidakpuasan mayoritas publik Purwakarta terhadap kinerja incumbent adalah Saipul Bahri Binzein. Paslanya, dalam hasil survey elektabilitas yang melibatkan 14 nama bakal calon, Binzein memiliki elektabilitas 22 persen. Hanya terpaut kurang lebih sekitar 9 persen selilihnya dengan ambu Anne. “Berdasarkan data, ini sangat mengancam Anne Ratna sebagai petahana. Apalagi, jika Binzein berduet dengan Abang ljo yang sudah memiliki elektabilitas 11 persen,” tuturnya.
Toto menambahkan, selain ketiga nama kandidat tersebut, kandidat lainnya hanya memiliki elektabilitas dibawah 10 peresn, dan bahkan dibawah 5 persen. “Jadi secara elektabilitas, memang hanya Anne Ratna, Binzein dan Abang ljo yang masuk dalam tiga besar,” pungkasnya. (yat)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Verified by MonsterInsights