Tiga SMKN Tanpa Kepsek Definitif

Ketua Dewan Pendidikan Purwakarta
Agus Marzuki

Dewan Pendidikan Minta Perhatian

PURWAKARTA, RAKA – Sejumlah sekolah tingkat menengah atas negeri di Purwakarta tidak memiliki kepala sekolah definitif. Kondisi sejumlah sekolah menengah atas negeri ataupun sekolah menengah kejuruan negeri tersebut dinilai akan menghabat mutu pendidikan.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta H Agus Marzuki mengatakan, kehadiran kepala sekolah definitif diperlukan agar kebijakan penting bisa diambil pihak sekolah, terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Memang katanya, kewenangan pendidikan tingkat SMA atau SMK telah memang dialihkan kepada pemerintah Provinsi Jawa Barat, tapi ketika pelaksanaannya di Purwakarta menjadi wilayah kontrol Masyarakat Kabupaten Purwakarta, dalam hal ini Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta.

Pada situasi Pandemi Covid-19 saat ini, kata Agus, pendidikan harus mempunyai kurikulum darurat dan butuh perhatian khusus agar proses belajar bisa tetap berjalan maksimal. “Kekosongan ini akan kita pertanyakan. Supaya apa? Ada keseimbangan manajerial. Kalau manajerialnya tidak bagus otomatis secara fisiologis pendidikan itu akan berdampak sangat tidak baik,” ujar Agus, Selasa (14/9).

Untuk membahas hal tersebut, dia menyebut, sebelumnya Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta sudah pernah berkirim surat ke Kantor Cabang Dinas (KCD) wilayah IV, namun tidak ada respon sama sekali. “Kita sudah pernah bersurat secara resmi beberapa bulan lalu ke KCD wilayah IV, tapi tidak direspon hingga saat ini. Malahan saya juga sudah WhatsApp Kepala KCD langsung, tapi sama tak dijawab,” sesalnya.

Dengan begitu, sambung dia, Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta mempertanyaan peran KCD Pendidikan Provinsi Jawa Barat di Purwakarta tak terasa perannya dalam mengatasi permasalah pendidikan pada tingkat SMA ataupun SMK. “Makanya kita pertanyakan ada apa dengan KCD ini? Apa sangat sibuk, sampai tidak menerima kami Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta untuk membahas pendidikan pada tingkatan SMA ataupun SMK,” tukasnya.
Saat ini, beberapa SMK di Purwakarta belum memiliki kepala sekolah definitif. Sekolah tersebut yakni SMKN 2 Purwakarta, SMKN 3 Purwakarta dan SMKN 1 Bojong Purwakarta. (gan)