KABAR KAMPUNG
Trending

Realisasi Dana Desa 2025: Pemdes Pangulah Selatan Karawang Genjot Pembangunan Jalan dan Drainase

KOTABARU, RAKA- Pemerintah Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, terus menggenjot pelaksanaan program pembangunan desa melalui pemanfaatan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025.

Sejumlah proyek infrastruktur direalisasikan guna meningkatkan aksesibilitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

‎‎Pada tahun ini, fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas jalan lingkungan dan jalan setapak, khususnya di wilayah Bumi Permata Indah RT 01/10 serta jalan di RT 003/005. Selain itu, pengecoran jalan juga dilakukan di kawasan Alwastiah sebagai upaya memperlancar mobilitas warga.

‎‎Tak hanya itu, realisasi Dana Desa 2025 juga mencakup pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berlokasi di Dusun Daringo, serta pembangunan saluran drainase di RT 05/05.

Program-program tersebut dinilai penting untuk menunjang kenyamanan, keamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.

EPAPER RADAR KARAWANG – UPDATE SETIAP HARI

‎‎Kepala Desa Pangulah Selatan Deni Kurniawan mengatakan, bahwa seluruh pembangunan yang dilaksanakan bertujuan meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup warga desa.

Ia menekankan, selain memperbaiki infrastruktur, pemerintah desa juga mendorong terciptanya lapangan pekerjaan melalui program padat karya tunai desa.

‎‎“Pemerintah desa melibatkan masyarakat secara langsung, baik dalam perencanaan maupun pengerjaan. Tujuannya tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga,”katanya, Selasa (13/1).‎

‎Ia mengungkapkan, sejumlah proyek tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang telah disampaikan sejak lama dan akhirnya dapat direalisasikan pada tahun ini melalui Dana Desa.

Seluruh program pembangunan juga telah melalui proses Musyawarah Desa (Musdes) yang melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta unsur perangkat desa.

‎‎Lebih lanjut, Deni menjelaskan bahwa pengerjaan proyek dilakukan secara swakelola dengan memberdayakan tenaga kerja lokal. Selain mempercepat proses pembangunan, pola ini juga memberikan tambahan penghasilan bagi warga sekitar.

‎‎Deni pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah direalisasikan. “Kalau bukan kita yang merawat, siapa lagi? Semua ini dibangun untuk kepentingan kita bersama,”tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button