MENGHIBUR PASIEN CORONA: Dua petugas kesehatan RSUD Karawang menghibur para pasien corona, kemarin.
KARAWANG, RAKA – Jumlah pasien positif corona di Karawang setiap hari semakin bertambah. Kemarin, total konfirmasi 1.766, naik 24 orang dibanding Minggu (8/11). Rinciannya, masih dirawat 362 orang, sudah sembuh 1.322 orang, meninggal 72 orang. Grafik penderita corona yang terus meningkat, membuat status Kabupaten Karawang kembali menjadi zona merah.
Kondisi inipun membuat rumah sakit yang menangani pasien corona kelimpungan dengan ruangan isolasi. Di RSUD Karawang misalnya, ketersediaan fasilitas bed untuk pasien corona tersisa dua bed.
Kasubag Humas RSUD Karawang Ruhimin mengatakan, per tanggal 9 November 2020 semua bed yang tersedia di ruang isolasi RSUD Karawang sudah terisi. Namun pasien corona setiap hari selalu ada penambahan.
“Per tanggal 9 ini (Senin) pasien sudah overload. 108 bed khusus untuk pasien covid sudah terisi,” katanya kepada Radar Karawang, Senin (9/11).
Ruhimin mengatakan, karena pasien covid masih terjadi penambahan, Pemerintah Kabupaten Karawang meminta agar pihak rumah sakit menambah ruangan. Penambahan ruangan sudah dilakukan oleh RSUD dengan membuka kembali fasilitas ruang isolasi Cikampek. Namun ruang tersebut juga sudah dipenuhi oleh pasien corona.
“Sudah terisi 20 bed. Sisa dua bed lagi,” ujarnya.
Ketua Pelaksana Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Jawa Barat Setiawan mengatakan, pada pekan ini ada tiga daerah yang menjadi zona merah yaitu Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang. Menurutnya ada sejumlah kiat menurunkan status zona menjadi zona kuning. Kiat itu di antaranya memantau tingkat kesembuhan dan kondisi rumah sakit yang menangani pasien Covid-19. Kemudian, lanjut Setiawan, melakukan tracing, penyediaan fasilitas kesehatan, dan lain-lain. “Inilah indikator yang kami bangun menjadi key performance indicator. Kita kuatkan yang dipantau setiap minggunya, itu bagaimana bisa menekan serendah mungkin kasus-kasus terjadi di daerah tersebut,” ungkapnya. (nce/psn)