Purwakarta
Trending

‎Sampah di TPA Cikolotok Semrawut

‎Warga Margasari Protes Lagi

PURWAKARTA, RAKA – Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikolotok kembali menjadi sorotan setelah Komisi III DPRD Kabupaten Purwakarta melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Selasa (13/1/2026).

Kunjungan ini dilakukan menyusul keluhan warga Desa Margasari yang merasa terdampak langsung oleh aktivitas pengelolaan sampah di TPA tersebut.

‎Ketua Komisi III DPRD Purwakarta, H. Elan Sopyan, mengatakan peninjauan lapangan memberikan gambaran nyata mengenai persoalan yang selama ini disampaikan masyarakat. Ia menilai kondisi TPA Cikolotok sudah memerlukan penanganan serius dan tidak bisa lagi ditangani secara parsial.

‎“Setelah kami melihat langsung kondisi di lapangan, keluhan warga itu memang beralasan. Ini bukan masalah kecil dan tidak bisa diselesaikan dengan langkah sementara,” kata Elan.

‎Menurut Elan, Komisi III DPRD berkomitmen untuk mengawal persoalan TPA Cikolotok hingga ada solusi yang jelas dan berkelanjutan. Ia memastikan DPRD akan segera memanggil dinas-dinas terkait untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong langkah konkret.

‎“Kami akan memanggil dinas terkait. TPA Cikolotok harus dibenahi secara menyeluruh agar dampaknya terhadap warga bisa diminimalisir,” ujarnya.

‎Elan juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menjadwalkan pertemuan dengan Bupati Purwakarta agar persoalan TPA Cikolotok mendapat perhatian di tingkat pengambil kebijakan.

‎“Masalah ini akan kami sampaikan langsung kepada Bupati, karena dibutuhkan keputusan di level kebijakan agar penanganannya bisa berjalan maksimal,” ucapnya.

‎Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Purwakarta, Alaikassalam, menyoroti aspek teknis pengelolaan TPA, khususnya keterbatasan sarana dan prasarana pendukung. Ia menilai pembenahan TPA tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan alat berat yang memadai.

‎“Pengelolaan TPA ini sangat bergantung pada alat berat. Sementara alat yang ada saat ini kondisinya sudah rusak dan tidak layak digunakan,” kata Alaikassalam.

‎Ia menegaskan bahwa kerusakan alat berat berdampak langsung pada penumpukan sampah dan kondisi lingkungan sekitar TPA.

‎“Kalau alatnya tidak berfungsi, penanganan sampah tidak maksimal. Dampaknya kembali dirasakan oleh warga sekitar,” ujarnya.

‎Kunjungan lapangan Komisi III DPRD Purwakarta tersebut diharapkan menjadi titik awal penyelesaian persoalan TPA Cikolotok. DPRD menegaskan akan terus mengawal keluhan warga Desa Margasari hingga ada perbaikan nyata dalam sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut. (yat)

Related Articles

Back to top button