
PURWAKARTA, RAKA – Desa Kutamanah merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Desa ini beralamat resmi di Jalan Parang Gombong, RT 014 RW 003, dan menjadi bagian dari 17 kecamatan di wilayah Kabupaten Purwakarta.
Dengan luas wilayah sekitar 3.010 hektare, Kutamanah memiliki bentang alam yang cukup luas dan berbatasan dengan Desa Kertamanah di sebelah selatan, Desa Jatimekar di sebelah timur, serta wilayah Kabupaten Karawang di beberapa arah.
Menurut data desa, jumlah penduduk Kutamanah tercatat sebanyak 3.575 jiwa, terdiri dari 1.753 laki-laki dan 1.822 perempuan, dengan jumlah kepala keluarga mencapai 963 KK. Dari total tersebut, masih ada sebagian warga yang masuk kategori miskin maupun sangat miskin, dengan angka sekitar 158 jiwa untuk kategori miskin dan 54 jiwa untuk kategori sangat miskin. Sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi seperti perikanan, perkebunan, perdagangan, dan pekerjaan sebagai buruh.
Struktur pemerintahan Desa Kutamanah sendiri terdiri dari 2 dusun, 5 RW, dan 14 RT. Kehidupan sosial masyarakat desa ini masih terikat erat dengan gotong royong dan peran aktif lembaga kemasyarakatan yang membantu pemerintahan desa dalam melayani kebutuhan warga.
Di bidang pendidikan, Desa Kutamanah memiliki sejumlah fasilitas yang bisa diakses masyarakat. Terdapat SDN 1 Kutamanah di Kampung Kiarabandung, SDN 2 Kutamanah di Kampung Ciputat, SMP Satu Atap Kutamanah, serta SMP Terpadu 2 Kutamanah. Semua sekolah tersebut berstatus akreditasi B dan menjadi wadah pendidikan dasar hingga menengah bagi anak-anak di wilayah desa.
Kepala Desa Kutamanah, Asep Samsudin, menuturkan bahwa keberadaan fasilitas pendidikan menjadi salah satu modal penting bagi kemajuan masyarakat di desanya.
“Kami ingin anak-anak di Kutamanah tetap bersekolah di desa, tidak perlu jauh-jauh keluar wilayah. Ini penting supaya mereka tetap terikat dengan lingkungannya sekaligus siap membangun desa di masa depan,” ujarnya.
Selain fasilitas pendidikan, Kutamanah juga dikenal dengan berbagai potensi yang dimiliki masyarakatnya. Sejumlah produk lokal, termasuk kerajinan eceng gondok dari Kampung Pasir Kole, telah menjadi ciri khas desa ini. Produk tersebut bahkan sudah dikenal di pasar luar negeri, menjadi bukti bahwa masyarakat desa mampu menghasilkan karya yang memiliki daya saing.
Dengan segala potensi dan karakteristik yang dimiliki, Desa Kutamanah menjadi salah satu wajah khas pedesaan Purwakarta. Perpaduan antara bentang alam, aktivitas ekonomi, pendidikan, serta budaya masyarakat menjadikan desa ini tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai pusat kehidupan sosial yang terus berkembang. (yat)



