Sering Lewat Jalan Raya Sukaseuri? Hati-hati, Ada Potensi Pohon Tumbang di Musim Hujan

KOTABARU, RAKA- Keberadaan pohon-pohon besar di sepanjang Jalan Raya Sukaseuri, Kecamatan Kotabaru, menimbulkan kekhawatiran warga, terutama di tengah musim penghujan yang kerap disertai angin kencang.
Beberapa pohon berukuran besar terlihat berdiri di sisi jalan dengan batang tua dan ranting yang menjulur hingga ke badan jalan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan apabila terjadi hujan deras dan angin kencang yang dapat menyebabkan dahan patah maupun pohon tumbang.
Salah seorang warga setempat Zipo (39), mengaku rasa khawatirnya semakin meningkat setiap kali hujan turun cukup lama. “Kalau hujan deras disertai angin kencang, kami benar-benar was-was. Pohon ini sudah sangat besar dan tinggi, rantingnya juga banyak yang menjulur ke jalan.
Takutnya kalau sampai tumbang atau ada dahan besar yang patah, bisa menimpa pengendara motor atau mobil yang melintas. Apalagi jalan ini cukup ramai setiap hari, dari pagi sampai malam,”katanya, Kamis (12/2).
Menurutnya, kekhawatiran itu bukan tanpa alasan, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini. “Sekarang cuacanya sulit diprediksi. Kadang panas, tiba-tiba hujan deras dan angin kencang.
Kami berharap sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, dinas terkait bisa melakukan pengecekan dan pemangkasan dulu sebagai langkah antisipasi,” tambahnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya Soleh (38). Ia menilai selain membahayakan pengguna jalan, keberadaan pohon yang terlalu rimbun juga berisiko terhadap jaringan kabel di sekitarnya. “Cabangnya ada yang dekat dengan kabel listrik dan kabel lainnya. Kalau sampai patah dan mengenai kabel, bukan hanya membahayakan orang yang lewat, tapi juga bisa menyebabkan gangguan listrik di sekitar sini.
Kami sebagai warga tentu ingin merasa aman, terutama saat musim hujan seperti sekarang,” katanya.
Dia berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang segera turun tangan untuk melakukan pemangkasan ranting atau perawatan pohon agar lebih aman.
“Bukan berarti pohonnya harus ditebang, karena pohon juga penting untuk lingkungan. Tapi setidaknya dirapikan dan dipangkas supaya tidak terlalu rimbun dan berisiko,”ungkapnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang Asep Suryana yang bersangkutan belum memberikan keterangan. (zal)



